Tahun Ini Target Bedah 4.500 Rumah Tak Layak Huni di Rembang

Mei 23, 2018

REMBANG, RAKYATJATENG – Bupati Rembang Abdul Hafidz berkomitmen menuntaskan bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayahnya. Dari data tahun 2015 angkanya masih mencapai di kisaran 23 ribu. Dalam kurun 5 tahun kepemimpinan bersama Wakil Bupati Rembang, Bayu Andriyanto pihaknya optimis mampu merampungkan program tersebut.Namun pihaknya memang membutuhkan bantuan berbagai pihak atau harus melakukan keroyokan. Artinya ini tidak menjadi tanggung jawab dari pemerintah saja. Melainkan dengan berbagai pihak, mulai unsur BUMN, BUMD maupun perusahaan-perusahaan di wilayah setempat.Menurutnya saat ini sudah sejalan menyelesaikan RTLH. Tahun ini ada sekira 4.500.Dengan dukungan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten sampai pemerintah desa, perusahaan daerah maupun perusahaan lainnya harus turut berpartisipasi.Seperti pemda yakni BRI. Tahun ini bantuan rumah tidak layak huni yang telah diberikan bantuan sebesar Rp 250 juta. Kali ini diprioritaskan penyalurannya di wilayah Kecamatan Sulang dan Rembang.”Lalu PD BPR BKK Lasem juga dengan nominal sama. Diperuntukan wilayah Kecamatan Sluke, Lasem dan Pamotan,” terangnya.Kemudian direncanakan menyusul dari Bank Jateng. Rencana CSR yang disalurkan Rp 500 juta. Bahkan terbaru disuruh ajukan kembali, tidak lagi 50 unit namun dua kali di lipatkan.“Ini tujuan benar-benar untuk rakyat sejahtera, sesuai tugas negara dan pemerintah. Jadi tidak ada yang lain, bagaimana mereka dapat hidup sejahtera,” ujarnya. (JPC)

Komentar