Razia Tim Gabungan di Kudus Masih Temukan Rokok Ilegal

Mei 23, 2018

KUDUS, RAKYATJATENG – Sebanyak 20 toko berlokasi di Desa Ngemplak dan Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus dirazia tim gabungan kemarin. Razia dilakukan untuk mengantisipasi adanya rokok ilegal yang dijual bebas melalui toko-toko.Tim gabungan terdiri Satpol PP, petugas Bea Cukai, Polres Kudus, Kodim, Biro Hukum dan Ekonomi Setda Kudus. Sebanyak 10 toko di Desa Ngemplak menjadi sasaran pertama razia. Kemudian, dilanjutkan 10 toko di Desa Undaan Lor.Kepala Satpol PP Kudus Djati Solechah melalui Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Fariq Mustofa mengatakan, rokok ilegal di Kudus paling banyak didistribusikan di wilayah Kecamatan Undaan. Saat razia di Desa Ngamplak, tim gabungan tidak menemukan adanya rokok ilegal dari 10 toko yang didatangi. ”Namun saat kami merazia toko di Desa Undaan Lor, kami menemukan 26 bungkus rokok ilegal yang dijual di salah satu toko,” ungkapnya.Dalam razia itu, pemilik toko yang kedapatan menjual rokok ilegal diminta agar membuat surat pernyataan tidak lagi menjual rokok ilegal.Karena berpotensi merugikan negara, selanjutnya barang bukti yang berhasil disita akan diserahkan ke Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Kudus.”Rokok itu menjadi kewenangan Bea Cukai. Kami juga masih mendalami dari mana rokok ilegal itu diperoleh. Sebab, hampir setiap razia kami pasti mendapatkannya lagi,” ujarnya. (JPC)

Komentar