Merapi Batuk, Kunjungan Wisatawan Diprediksi Menurun

Mei 23, 2018
Belum ada gambar

JOGJA, RAKYATJATENG – Dampak letusan freatik yang dialami Gunung Merapi dikhawatirkan berdampak pada kunjungan wisatawan mancanegara ke Jogjakarta. Padahal, kondisi saat ini masih cukup aman untuk liburan, meski gunung api aktif itu statusnya waspada.”Kemarin seperti freatik pertama, dampak psikis wong jobo itu, orang luar negeri. Bandara sempat ditutup, pesawate ora nganu (bandara tidak bisa beraktivitas normal),” kata Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Aris Riyanto, saat dihubungi Rabu (23/5) siang.Dampak peningkatan aktivitas Merapi bagi wisata, khususnya di DIJ saat ini baru di Sleman bagian utara. Seperti objek-objek Kaliurang, maupun Lava Tour.Namun, lanjutnya, wisata DIY masih banyak pilihan. Dari budaya, desa wisata, maupun Jeep tour di lokasi lain. “Di wilayah Sleman, masih banyak yang bisa dikunjungi. Ada Tebing Breksi, Candi Prambanan, Candi Ijo. Kalau mau ber-Jeep ria juga ada yang lain. Di Breksi dan Mangunan (Bantul) itu juga ada,” katanya.Untuk itu, para pelancong yang ingin datang ke Jogja tak perlu khawatir. Hanya ia mengimbau agar tetap sesuai rekomendasi dari instansi terkait jika mau beraktivitas, yaitu Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG). Yaitu agar radius 3 kilometer dari puncak tak ada aktivitas manusia.Terkait kunjungan wisata ini, pihaknya juga dalam waktu berencana melakukan koordinasi dengan kabupaten dan kota. Untuk menyambut libur lebaran, yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan dari H-3 hingga H+5 mendatang. “Baru mau kami koordinasikan, untuk layanan informasi wisata lebaran,” pungkasnya.Untuk diketahui sebelumnya, letusan freatik Merapi beberapa hari belakangan terjadi pertama kali pada Jumat (11/5) lalu. Sempat mengakibatkan Bandara Adisutjipto Yogyakarta, mengalami penutupan.Terakhir terpantau mengalami letusan pada pukul 3.31 WIB, Rabu (23/5). Berdurasi sekitar 4 menit, dengan ketinggian kolom asap hingga 2 ribu meter mengarah ke barat. Dampak dari letusan ini di beberapa wilayah di Kabupaten maupun Kota Magelang mengalami hujan abu vulkanik. (JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI