Kunjungi Unisbank Semarang, STIE Sampit Jalin Kerjasama Pengembangan Kurikulum Kewirausahaan

Mei 23, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Citra Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang sebagai perguruan tinggi berbasis kewirausahaan telah menyebar kepada masyarakat luas. Tidak hanya terkenal di Jateng, namun juga di luar pulau Jawa.Hal ini terbukti ketika Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Sampit Kalimantan Tengah mengunjungi Unisbank Semarang, belum lama ini.STIE Sampit yang baru saja membuka program studi kewirausahaan tersebut berkeinginan lebih jauh untuk membangun sinergi dengan Unisbank Semarang.Ketua STIE Sampit Dr H.M.Thamrin Noor M.M dengan beberapa dosen lainnya secara khusus melakukan kunjungan sekaligus melakukan penandatanganan kerjasama dengan Unisbank Semarang.Penandatanganan dilakukan di Ruang Rektor Lantai 8 Kampus Unisbank Kendeng Semarang. Rektor Unisbank Semarang Dr H Hasan Abdul Rozak SH CN.MM secara langsung menerima rombongan STIE Sampit didampingi Wakil Rektor II Dr Taswan M.Si.”Dalam penandatanganan kerjasama antara Unisbank Semarang dan STIE Sampit ini, secara khusus mengkonsentrasikan diri pada pengembangan kurikulum kewirausahaan, peningkatan kapasitas jajaran staf pengajar, program pemagangan atau praktek kerja dan pengabdiaan masyarakat serta penelitian,” kata Rektor Unisbank Semarang, Rabu (23/5).Ia mengatakan, bahwa penandatanganan ini membuktikan bahwa Unisbank Semarang secara kelembagaan diakui eksistensinya, khususnya pengembangan basis kewirausahaan di dunia perguruan tinggi.”Suatu kebanggaan STIE Sampit dari Kalimantan Tengah telah mengenal dan mempercayai Unisbank Semarang untuk bekerjasama. Penandatanganan ini merupakan lanjutan setelah STIE Sampit melakukan kunjungan studi banding pada 19 Februari lalu ke Unisbank Semarang,” ungkapnya.Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Rektor II Dr Taswan M.Si. Menurutnya kerjasama dengan STIE Sampit dapat sinergi dengan baik.”Jika secara khusus konsentrasi pada pengembangan kurikulum kewirausahaan, Unisbank Semarang sudah lama menerapkan kurikulumnya dan menjadi mata kuliah wajib. Secara kelembagaan kita juga ada Pusat Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan (P2BK) yang menjadi garda terdepan dalam pengembangan kewirausahaan,” ujarnya. (sen/yon)

Komentar

VIDEO TERKINI