Rumah 2 Veteran Pejuang Kemerdekaan Dibedah, Plt Gubernur Jateng: Ini Tanda Tresna dari Pemerintah

Mei 22, 2018
Belum ada gambar

PURBALINGGA, RAKYATJATENG – Semangat Sueb mengisahkan pengalamannya berjuang merebut kemerdekaan NKRI bersama rekan sejawat begitu menggebu-gebu. Meski usia veteran pejuang tersebut sudah menginjak 89 tahun, daya ingatnya masih kuat.Pria yang tinggal di RT 06/ RW II Desa Padamara, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah itu bercerita, dia turut berjuang saat Agresi Militer Belanda II terjadi di Indonesia pada 1948 silam. Bersenjatakan bambu runcing, Sueb dan para pejuang tak gentar melawan penjajah. Penjajah berhasil diusir, namun banyak rekan sejawatnya yang gugur di medan tempur.Pria yang memiliki tujuh anak itu juga bercerita tentang keberanian dan kegigihan Bung Karno, Bung Hatta, dan Bung Tomo dalam mengobarkan semangat perjuangan rakyat. Sueb menuturkan, sebutan “bung” bukan sekadar julukan yang disematkan kepada tiga tokoh pejuang kemerdekaan tersebut.“Bung itu sebenarnya singkatan berjuang untuk negara. Saya sering mendengar kata-kata itu dari Bung Karno. Pemuda-pemuda saiki kudune semangat berjuang demi keutuhan bangsa,” tegasnya.Kisah Sueb itu dibenarkan Khasiran, Ketua Markas Cabang Veteran Purbalingga. Dia menyebut, Sueb termasuk salah seorang veteran pejuang yang gigih merebut kemerdekaan sejak 17 Agustus 1945.“Beliau sudah berjuang lama. Pak Sueb ini merupakan veteran pejuang 45 yang aktif merebut kemerdekaan kita mulai 17 Agustus 1945 hingga 27 Desember 1949. Senjatanya cuma bambu runcing,” jelasnya.Khasiran senang ketika mengetahui Sueb menjadi salah seorang veteran pejuang kemerdekaan RI yang beruntung karena memperoleh dana sosial Bank Jateng sebesar Rp 49.713.000 untuk bedah rumah. Atap bambu rumah Sueb yang semula rapuh kini sudah diganti dengan genteng. Rumah pria yang saat ini mengabdi sebagai guru ngaji itu juga dicat menjadi semakin indah.

Komentar

VIDEO TERKINI