Truk Maut Makan Korban, Tanggung Jawab Tak Cukup Hanya Sopir

Mei 21, 2018
Belum ada gambar

BREBES, RAKYATJATENG – Kecelakaan yang mengakibatkan banyak korban jiwa karena kondisi kendaraan tidak laik kerap terjadi di Indonesia. Kejadian serupa pernah terjadi pada akhir Januari lalu.Truk mengalami rem blong saat melintasi turunan ruas jalan Malang-Surabaya di daerah Purwodadi, Pasuruan. Akibatnya, 2 orang tewas, 6 mobil rusak berat, dan beberapa motor ditabrak.Tragedi serupa terjadi pada 25 Agustus 2017. Truk pengangkut alat berat menabrak enam kendaraan di Jalan Karangploso, Malang. Enam korban meninggal dan puluhan lainnya luka-luka.Dalam banyak kasus, kecelakaan maut akibat kendaraan tidak layak berhenti pada sopir. Padahal, perusahaan pengelola angkutan seharusnya lebih bertanggung jawab untuk memastikan kondisi kendaraan prima.Kabidhumas Polda Jawa Tengah Kombespol Agus Triatmaja menyatakan, saat ini pihaknya sedang memeriksa sopir. Dia selamat, tetapi mengalami luka cukup serius. “Pengemudi masuk daftar luka, tidak meninggal,” katanya.Tentang kemungkinan pemilik kendaraan ikut bertanggung jawab, Agus menyatakan bahwa hal itu masih diselidiki. “Kami sedang kumpulkan semuanya, barang bukti dan lainnya,” ucapnya.Bukan hanya angkutan barang, maut juga mengancam dari bus yang tidak laik. Pada April lalu, akibat rem blong, bus menyeruduk lima mobil yang sedang parkir di kawasan Puncak. Tidak ada korban tewas. Namun, dalam beberapa peristiwa sebelumnya, sejumlah korban meninggal dunia. (JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI