Sosialisasi di Solo, KPPU Dorong Ekspor UMKM

Mei 19, 2018
Belum ada gambar

SOLO, RAKYATJATENG – Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) menggelar sosialisasi terkait tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) di Universitas Tunas Pembangunan (UTP), Jumat (18/5). Selain pengawasan terhadap kasus persaingan usaha, juga mendorong perkembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui ekspor. Hal tersebut ditegaskan Komisioner KPPU RI, Chandra Setiawan.Chandra menjelaskan, fokus pengawasan yang dilakukan KPPU dilakukan pada semua kalangan industri. Mulai dari industri pangan, kesehatan, pendidikan, energi, transportasi, hingga logistik. Hal ini untuk mendukung adanya efisiensi pada perusahaan yang diharapkan nantinya bisa meningkatkan kemampuan ekspor.Adanya sinergi antarperusahaan, baik mikro, kecil, menengah, hingga besar, diharapkan bisa mengembangkan masing-masing perusahaan. Apalagi nilai persaingan usaha harusnya terus ditingkatkan. Guna memberikan persaingan sehat dan penyerapan tenaga kerja yang maksimal.”Apalagi sekarang kondisi keuangan di Indonesia yang mengalami pelemahan rupiah. Maka dari itu KPPU melakukan berbagai upaya. Targetnya tentu untuk meningkatkan ekspor. Di samping itu logistik juga bisa murah. Baik secara nasional maupun internasional,” ucapnya.Dalam kurun dua tahun terakhir, KPPU melakukan pengawasan pada empat perkara di empat perusahaan. Keempatnya merupakan kasus yang bermasalah dalam tender pengadaan barang. Sedangkan empat kasus lain saat ini masih dalam tahap pemeriksaan awal.Chandra mengaku, fungsi utama pihaknya yakni melakukan pengawasan iklim dunia usaha. Baik perusahaan besar hingga perusahaan kecil. Ada empat perkara yang saat ini diawasi. Semuanya masih dalam penanganan pengadilan, menyangkut tender pengadaan barang.”Kami mengawasi apakah dalam perkara ini ada keterlambatan notifikasi, merger, hingga akuisisi. Keempatnya merupakan perkara yang tersebar di beberapa kota. Ada di Jogjakarta, Banten, dan dua kota lainnya,” terang Chandra.Keempat perusahaan ini tengah berada dalam proses pengadilan. Dengan adanya perkara ini perusahaan dibekukan terlebih dahulu. Sedangkan saat ini juga ada pengawasan dan pemeriksaan tahap awal pada empat perusahaan pula.Sementara itu, memaksimalkan sosialisasi, KPPU menyasar perguruan tinggi. Rektor UTP, Tresna Priyana Soemardi mengapresiasi kegiatan ini. Sebab mahasiswa didorong mendapatkan edukasi secara langsung dalam terkait persaingan dunia usaha sesuai regulasi yang berlaku.”Dengan kerja sama ini juga untuk peningkatan kualitas belajar dan mengajar. Serta memberikan kesempatan bekerja magang bagi mahasiswa dan mahasiswi kami yang berminat,” tandasnya. (JPC) 

Komentar

VIDEO TERKINI