PPDB SMP, Disdikbud Sragen Siapkan Sistem Zonasi

Mei 19, 2018

SRAGEN, RAKYATJATENG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen bakal menyiapkan sistem zonasi dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SMP tahun ajaran 2018/2019. Selain itu dinas terkait juga bakal berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) terkait penerimaan siswa di Madrasah Tsanawiyah (MTs).Kepala Disdikbud Sragen, Suwardi menyampaikan, dalam PPDB tetap diberlakukan sistem zonasi. Selain itu, pihaknya siap berkoordinasi dengan sekolah-sekolah yang berada di bawah kewenangan Kemenag terkait regulasi dalam PPDB.”Pada prinsipnya kami juga berkoordinasi dengan sekolah-sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) yang ada di bawah Kemenag dalam PPDB,” terangnya.Dia menjelaskan, untuk sekolah yang berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), maksimal dalam satu rombongan belajar (rombel) sebanyak 32 orang. Sementara itu di sekolah di bawah Kemenag bisa sampai 36 orang di setiap rombel.”Nanti untuk regulasinya bisa digabung. Kami selalu berkoordinasi terkait hal itu, bisa jadi karena perbedaan regulasi dalam menerima murid dalam satu rombel karena memiliki regulasi tersendiri,”  terangnya.Disdikbud juga memastikan menggunakan sistem zonasi PPDB tahun ajaran 2018/2019. Saat ini dinas tengah menyusun zonasi tersebut berdasarkan penyebaran sekolah yang ada di setiap kecamatan.Suwardi mengatakan zonasi kecamatan memang bakal diterapkan dalam PPDB SMP tahun ajaran 2018/2019 mendatang. Dalam sistem zonasi itu memberikan porsi 20 persen bagi pendaftar  yang berada di luar zonasi, namun bila kuota 80 persen tidak terpenuhi, maka bisa diisi dari luar zonasi.Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Sragen Muhammad Sauman menjelaskan bahwa pihaknya juga sudah pernah memberikan masukan kepada Kemenag.”Harapannya PPDB tahun ajaran mendatang bisa lebih baik,” ungkapnya. (JPC)

Komentar