MXGP Sudah Dianggarkan APBD Rp18 M, Ketua DPRD Semarang: Kok Masih Gandeng Sponsor dan Jual Tiket

Mei 19, 2018

SEMARANG, RAKYATJATENG – Event Motocross MX Grand Prix (MXGP) World Championship 2018 mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang. Dewan mempertanyakan seputar pemasangan sponsor dan penjualan tiket di event kejuaraan dunia tersebut, padahal telah dianggarkan dalam APBD.”Dibiayai oleh APBD sebesar Rp 18 miliar, kok masih menggandeng banyak sponsor, apa tidak double anggaran,” kata Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi S.Sos MA, Sabtu (19/5).Seperti diketahui, Semarang jadi tuan rumah Motocross MXGP Indonesia 2018 seri ke-13 yang bakal digelar pada 7-8 Juli mendatang di Bukit Semarang Baru (BSB), Mijen Kota Semarang.Menurut Supriyadi, karena telah dianggarkan dalam APBD, sehingga tidak perlu menggandeng sponsor yang cukup banyak.”Yang saya pertanyakan, acara Motocross MXGP 2018 sudah diberikan anggaran sebesar itu tapi ternyata masih juga menggandeng sponsor, serta ada penarikan tiket dengan harga tiket IDR 220.000,” ujarnya.Menurutnya, seluruh acara yang digelar di Semarang sudah dianggarkan dalam APBD. Untuk itu tidak boleh lagi menggandeng sponsor, apalagi mengambil kontribusi untuk penjualan tiket acara tersebut.“Saya juga berharap tidak ada dobel anggaran. Baik anggaran bersumber dari APBD maupun sponsorship,” ujar politisi PDI Perjuangan ini.Dewan, kata Supriyadi, sebenarnya mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Semarang untuk menjadi tuan rumah, terlebih event Motocross MXGP 2018 tersebut berskala internasional. Sehingga mampu memberikan dampak positif bagi pariwisata Kota Semarang.Supriyadi berharap, Motocross MXGP 2018 di Semarang dapat didukung oleh semua pihak. “Ini merupakan bagian dari promosi Semarang di kancah internasional,” tutur Supriyadi. (sen/yon)

Komentar