Kata Walikota, Ini Penyebab Kemacetan Lalu Lintas di Kota Semarang

Mei 19, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Kota Semarang masuk dalam 9 kota termacet di Indonesia. Karena itu, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, hingga kini terus berupaya menangani problem kemacetan yang masih menjadi momok itu.Menurutnya, persoalan kemacetan dikarena beberapa faktor. Di antaranya karena jumlah kendaraan yang tidak seimbang dibanding kapasitas jalan. Selain itu, juga karena parkir sembarangan atau parkir liar. Karena itu, ia meminta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk bersikap tegas.”Saya minta Dishub lebih galak lagi. Kalau ada parkir liar atau parkir sembarangan, angkut saja. Itu yang bikin lalu lintas macet,” kata Hendi, sapaan Hendrar Prihadi, di Balai Kota Semarang, Rabu (16/5), seperti dilansir dari laman resmi Pemkot Semarang.Ia mengatakan, banyak menjumpai titik lokasi parkir yang tidak sesuai aturan. Di beberapa ruas jalan di Kota Semarang dimanfaatkan menjadi lahan parkir baru oleh oknum. Padahal, di jalan tersebut tidak diperbolehkan ada parkir di tepi jalan.”Lha iya, jalannya sudah sempit masih dipakai untuk parkir. Ya macet jadinya. Kita melihat masih ada hal yang harus ditumbuhkan dalam kesadaran masyarakat yaitu jangan parkir sembarangan,” ucapnya.Ia mencontohkan, titik kemacetan yang terjadi karena parkir yang tidak sesuai aturan yaitu di area Simpanglima Semarang. Di area tersebut, banyak pemilik kendaraan yang memilih parkir liar karena ingin dekat dengan tempat tujuan, khususnya saat malam hari.”Kenapa masyarakat gak berdisiplin supaya gak macet. Nanti kalau sudah macet, pemerintah yang disalahkan, dianggap gak becus ngatur lalu lintas,” sesalnya.Hendi membantah banyaknya parkir liar di Kota Semarang karena keterbatasan lahan parkir. Saat ini, katanya, banyak tempat yang bisa dijadikan tempat parkir kendaraan di antaranya di pertokoan, mal, halaman rumah warga dan lahan kosong lainnya.

Komentar

VIDEO TERKINI