Jasa Penukaran Uang Pinggir Jalan di Solo Bakal Ditertibkan

Mei 19, 2018

SOLO, RAKYATJATENG – Satpol PP Kota Solo akan menertibkan para pelaku jasa penukaran uang baru yang beroperasi di pinggir jalan. Keberadaan para jasa penukar uang baru memang marak saat mendekati lebaran. Selama ini mereka banyak yang membuka jasa penukaran uang baru di tepi jalan protokol di Kota Solo yakni di jalan Slamet Riyadi.Biasanya para penjaja jasa penukaran uang baru hanya menggunakan sepeda motor dan menawarkan penukaran uang kepada para pengguna jalan yang melintas.Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Solo, Agus Sis Wuryanto, mengungkapkan, penukaran uang baru ilegal akan dilarang. Hal ini karena mereka seakan menjual uang dengan uang. Selain itu, keberadaan jasa penukar uang juga melanggar Perda nomor 3 tahun 2008 tentang Pengelolaan PKL.”Jadi nanti kami akan menertibkan para pelaku jasa penukaran uang baru,” tegasnya, Sabtu (19/5).Agus menambahkan, pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap keberadaan para pelaku jasa penukaran uang baru tersebut. Diharapkan, mereka tidak lagi membuka jasa penukaran uang di Solo.”Pengawasan dan patroli jelas akan kami lakukan untuk menertibkan para jasa penukaran uang baru,” katanya. Sebagai gantinya, Agus menyarankan kepada warga masyarakat yang ingin menukarkan uang baru agar langsung datang ke bank atau kantor-kantor yang sudah ditunjuk untuk melayani penukaran uang baru.Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Solo, Bandoe Widiarto, mengatakan, untuk tahun ini pihaknya sudah menyiapkan Rp 5,034 triliun uang baru. Uang tersebut akan dibagikan di 111 titik penukaran uang.Tidak hanya itu, nantinya BI juga akan menerjunkan mobil keliling uang melayani penukaran uang baru. Dengan begitu, masyarakat akan semakin dimudahkan, dalam hal penukaran uang baru.

Komentar