3 Siswa di Rembang Tak Lulus sebelum Pengumuman USBN SD, Ini Penyebabnya

Mei 18, 2018
Belum ada gambar

REMBANG, RAKYATJATENG – Tiga siswa sekolah dasar di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, dinyatakan tak lulus Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SD, sebelum pengumuman kelulusan. Penyebabnya, mereka tak ikut ujian utama dan susulan.Saat ini, lembar jawab masih dalam proses penilaian. Setelah dipindai di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang, Lembar Jawab Komputer (LJK) USBN SD dikirm ke Disdik Jawa Tengah (Jateng). Karena yang berhak kasih nilai memang Disdik Jateng.Kepala Dindikpora Kabupaten Rembang Mardi melalui Kabid Pembinaan SD Bambang Irawan menjelaskan, pemindaian LJK di tingkat kabupaten sudah selesai. Hanya berlangsung beberapa hari.Lebih cepat dibanding pemindaian LJK tahun lalu. Karena pihaknya telah menambah alat pindai. Total ada dua alat pindai yang dipakai. Sedangkan, LJK yang dipindai totalnya 9.446 lembar. Sesuai jumlah peserta USBN SD berdasarkan Daftar Nominasi Tetap (DNT).”LJK Sudah kita scan. Kemudian dikirim ke provinsi. Menunggu skoring dari provinsi,” jelasnya.Bentuk soal USBN SD tahun ini memang beda dengan sebelumnya. Ada dua jenis soal. Yakni pilihan ganda dengan LJK dan uraian di lembar jawab sendiri. Sedangkan tahun lalu hanya pilihan ganda.Oleh karena itu, sistem penilaiannya juga berbeda. LJK tetap lewat proses scanning dan dikirim ke Dinas Pendidikan (Disdik) Jateng untuk skoring. Sedangkan lembar jawab uraian dinilai di setiap kecamatan.Bambang menjamin transparansi penilaian lembar jawab uraian. Karena penilaiannya silang. Jadi, guru di satu sekolah tak bisa menilai jawaban dari siswanya sendiri. Hasil penilaian di setiap kecamatan kemudian dikumpulkan di tingkat kabupaten.Nilai akhirnya, gabungan dari penilaian LJK oleh Disdik Jateng dan penilaian lembar jawab secara manual. Persentasenya, 70 persen dari LJK. Sisanya sebesar 30 persen dari jawaban uraian.

Komentar

VIDEO TERKINI