Prediksi Final Liga Europa: MENGUJI TRADISI JUARA ATLETICO

Mei 16, 2018

RAKYATJATENG – Sorotan akhir pekan ini tertuju di Parc Olympique Lyonnais. Stadion yang menjadi markas Lyon tersebut bakal menghelat laga final Liga Europa 2017-2018, Kamis (17/5) dini hari WIB yang mempertemukan Olympique Marseille kontra Atletico Madrid.Sebagai klub Prancis, Marseille bisa dibilang ‘beruntung’ tampil di Parc Olympique Lyonnais. Maklum saja, tim asuhan Rudi Garcia itu bisa dikatakan tampil di kandang sendiri. Publik Prancis bakal mendukung Marseille untuk bisa menggondol trofi juara.Tampil di Parc Olympique Lyonnais bukan hal yang baru bagi Marseille. Stadion ini telah menjadi markas Lyon sejak 2016 silam. Di pentas Ligue 1, Marseille tentunya sudah terbiasa bermain di kandang Lyon tersebut. Itu menjadi keuntungan tersendiri saat menghadapi Atletico.Hanya saja, segala keuntungan itu perlu diimbangi dengan kerja keras. Bukan apa-apa, Atletico dipayungi tradisi juara di ajang Liga Europa yang sebelumnya bernama Piala UEFA. Klub berjuluk Los Colchoneros itu sebelumnya dua kali mencapai final di ajang ini dan selalu menjadi juara.Pada 2009-2010, Atletico ke final dan menghadapi Fulham. Hasilnya, mereka juara setelah menang 2-1. Kemudian pada 2011-2012, Los Colchoneros juga ke final. Mereka menghadapi sesama tim Spanyol, Athletic Bilbao. Hasilnya, Atletico kembali meraih trofi setelah menang telak 3-0.Memang, Atletico kurang beruntung saat tampil di final ajang Liga Champions. Tapi, di Liga Europa, mereka seolah ditakdirkan untuk juara. Dua kali final, dua kali juara.Di satu sisi, Marseille boleh saja bakal didukung publik Prancis lantaran final digelar di Prancis. Namun, mereka memiliki tradisi buruk di ajang Liga Europa. Sama seperti Atletico, Marseille juga dua kali tampil di final ajang ini. Hanya, mereka selalu menelan kekalahan alias tak pernah juara.

Komentar