Jalur Alternatif di Jateng Siap Dilalui Pemudik

Mei 16, 2018

SEMARANG, RAKYATJATENG – Jalan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) siap dilintasi pemudik saat arus mudik Lebaran 2018. Hingga kini, kesiapan jalan di Jateng sudah mencapai 90 %.Plt Kepala Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Jateng Hanung Triyono mengungkapkan, sampai saat ini masih ada 33 titik peningkatan jalan sepanjang 43,362 Km yang belum jadi 100%, dari total panjang jalan provinsi 2.404 Km.Oleh karena itu, pekerjaan jalan diharapkan bisa selesai secara menyeluruh maksimal Oktober 2018. “Namun saat H-10 Lebaran, pekerjaan jalan harus dihentikan sementara. Kondisi jalan harus sudah bersih dan tak mengganggu arus mudik dan balik,” tegas Hanung, seusai berbicara dalam Diskusi Prime Topic yang digelar MNC Trijaya FM Semarang, bertema Mudik, Jalan Layak dan Lancar, di Quest Hotel Semarang, Jawa Tengah, Senin (14/5) lalu.“Saat dilalui mudik, diharapkan tak ada beda tinggi jalan. Misalnya mereka menyelesaikan 1 Km jalan, 500 meter untuk kanan dan 500 meter kiri jalan. H-10 aktivitas pekerjaan jalan dihentikan sementara,” katanya.Hanung memaparkan, bahwa pembangunan dan pemeliharaan jalan di Jateng pada tahun ini menelan Rp633,6 miliar yang terdiri dari 265 paket pekerjaan. Rinciannya, konstruksi senilai Rp575,3 miliar, pengadaan barang dan jasa Rp 42,09 miliar, dan jasa konsultasi Rp16,24 miliar.“Anggaran tersebut digunakan untuk melakukan perawatan rutin jalan sepanjang 2.293,509 Km, rehabilitasi jalan 24,35 Km, peningkatan jalan 43,362 Km dan penggantian jembatan provinsi 432 meter, pemeliharaan rutin jembatan 22.856,99 meter. Sementara untuk rehabilitasi jembatan ada 670,8 meter dan gorong-gorong 99,6 meter,” timpalnya.Meski demikian, jalan-jalan milik provisi yang menjadi jalur alternatif saat mudik nanti sudah siap dilalui pemudik. Jalur-jalur alternatif tersebut, imbuh Hanung, letaknya sejajar dengan jalur mudik nasional mulai dari Jalur Pantura, Tengah dan Selatan. Termasuk jalur penghubung dari selatan ke utara atau sebaliknya.

Komentar