Festival Banjir Kanal Barat, Walikota: Untuk Genjot Sektor Pariwisata di Semarang

Mei 14, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Pemerintah Kota Semarang kembali menggelar Festival Banjir Kanal Barat untuk keenam sejak diselenggarakan pertama kalinya pada tahun 2013.Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari 11-13 Mei bersamaan dengan event Semarang Introducing Market di Jalan Madukoro Raya, Tawang Mas Semarang.Namun berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pada penyelenggaraan kali ini, Pemerintah Kota Semarang tak lagi menerbangkan lampion, melainkan melarung lentera di sepanjang sungai Banjir Kanal Barat, Kota Semarang.Tak kurang dari 3.000 lentera dilarung dalam dua hari, yaitu 2.000 lentera di hari pertama, dan 1.000 lentera di hari kedua. Sebagai inisiator kegiatan, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi hadir langsung untuk membuka kegiatan tersebut, Jumat (11/5).Walikota Semarang yang juga akrab disapa Hendi itu pun ikut melarung sebuah lentera di Sungai Banjir Kanal Barat. Kegiatan yang diselenggarakan pada malam hari ini juga disemarakkan 34 perahu hias.”Kegiatan ini adalah salah satu upaya untuk mengembangkan potensi yang ada di Kota Semarang untuk menggenjot sektor pariwisata. Salah satu potensi Kota Semarang yang kita gali adalah kekayaan topografinya,” terangnya.Walikota Hendi mengatakan, jika Kota Semarang merupakan salah satu kota terunik di Indonesia karena memiliki topografi yang lengkap, mulai dari pantai, dataran rendah, perbukitan, hingga waduk.”Salah satunya juga ini, Kota Semarang memiliki sungai besar melintas di area perkotaan, yang mana ini menjadi sebuah potensi wisata besar bagi Kota Semarang. Tahun ini juga di Banjir Kanal Barat akan kita buat sebuah jembatan air mancur dengan lampu berwarna-warni untuk menambah daya tarik wisata di sini,” katanya.Selain diramaikan ribuan lentera dan puluhan perahu hias, Festival Banjir Kanal Barat tahun ini juga makin semarak karena pagelaran wayang kulit dan bazaar ‘Semarang Introduction Market’.

Komentar

VIDEO TERKINI