Merapi Batuk, 50 Pendaki Masih di Pasar Bubrah

Mei 11, 2018
Belum ada gambar

BOYOLALI, RAKYATJATENG – Merapi mengalami letusan freatik pada Jumat (11/5) pagi sekitar pukul 07.40 WIB. Data dari Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) tercatat saat kejadian itu ada setidaknya 50 pendaki yang berada di sekitar batas pendakian melalui jalur Selo, Boyolali di Pasar Bubrah.Kepala TNGM, Ami Nurwati mengatakan, informasi jumlah pendaki itu sudah diperolehnya. Pihaknya bekerja sama dengan petugas Search and Rescue (SAR) akan memantau dan melakukan evakuasi.”Menjadi tanggung jawab kami untuk mengevakuasi. Kami bersama dengan SAR Boyolali memantaunya,” katanya, di Pos Pengamatan Gunung Merapi, Kaliurang, Jumat (11/5).Atas kejadian ini, pihaknya melakukan penutupan jalur masuk ke kawasan TNGM. Karena dirasa bisa mengganggu kesehatan, dari dampak abu vulkanik itu.”Saya minta kepala seksi pemangku kawasan di Sleman dan Magelang sterilkan radius wilayah. Agar tidak ada kegiatan di radius lima kilometer ke selatan (Merapi bagian Sleman) dan Magelang tiga kilometer arah barat daya,” katanya.Sementara itu, Kepala Seksi Gunung Merapi, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi (BPPTKG) Yogyakarta Agus Budi Santoso mengatakan, letusan terjadi sekitar pukul 07.40 WIB.”Merapi masih normal, belum terpantau pemicunya masih dianalisa. Ini seperti April kemarin,” katanya.Asap setinggi lebih dari 5 kilometer membumbung keluar dari pucuk Merapi. Berwarna putih kehitaman menyebabkan hujan abu di Sleman. “Imbauan warga untuk waspada potensi hujan abu, kami sudah koordinasi dengan BPBD Sleman,” pungkasnya. (JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI