Lantik 500 Tamtama TNI AU, Diwarnai Simulasi Perang Pembebasan Sandera

Mei 10, 2018

KARANGANYAR, RAKYATJATENG –Sekelompok pelaku kejahatan bersenjata menyerbu Pangkalan Udara (Lanud) Adi Sumarmo kemarin pagi (9/5). Tidak hanya itu, para pelaku kriminal ini juga mencoba menembaki pesawat yang melintas di udara. Setelah melancarakan beberapa tembakan, salah satu pesawat latih berhasil tertembus peluru.Pesawat tersebut jatuh. Beruntung sang pilot berhasil keluar dan terjun menggunakan parasut sebelum pesawat jatuh ke darat. Namun sayang, titik pendaratan sang pilot berhasil terdeteksi para penjahat. Setelah berhasil mendarat, sang pilot langsung dikepung oleh lima penjahat bersenjata laras panjang.Kalah jumlah, sang pilot berhasil dilumpuhkan oleh para penjahat dan disandera di markas mereka. Mengetahui salah satu anggotanya disandra, jajaran TNI AU Lanud Adi Sumarmo langsung menyusun strategi pembebasan sandera. Setelah rencana matang, tiba hari ketika mereka untuk membebaskan salah satu tekan mereka.Baku tembak antara jajaran militer dan penjahat tidak terelakkan di markas para penjahat ini. Tiga penjahat tewas karena tertembus peluru pasukan, sedangkan dua lain berhasil kabur melarikan diri. Para anggota langsung mengeluarkan pilot yang sebelumnya disekap.Tidak lama setelah sandera berhasil dievakuasi, markas tersebut mendadak meledak. Ternyata para penjahat telah memasang bahan peledak di markas mereka dengan maksud menjebak para anggota TNI AU. Namun usaha mereka pupus karena anggota telah berhasil berlindung di area aman.Ya, Kejadian tersebut merupakan simulasi perang teknik kesatuan kecil (TKK) berkelompok yang dilakukan 500 siswa lulusan Sekolah Pertama Tamtama (Semata) Prajurit Karier (PK) TNI AU Angkatan ke-74. Tidak hanya menunjukkan aksi perang lapangan, para lulusan juga menunjukkan demo ketangkasan aeromodeling, hingga beladiri militer.Suasana tegang berganti tangis kebahagian manakala para lulusan bertemu dengan keluarga mereka masing-masing untuk pertama kali setelah berpisah selama lima bulan usai menempuh pendidikan di Skadoron Pendidikan (Skadik) 403 Lanud Adi Sumarmo.

Komentar