Kawasan Gladag Solo Segera Ditertibkan

Mei 10, 2018

SOLO, RAKYATJATENG – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang menempati lahan parkir di selatan Bank Danamon Solo kawasan Gladag segera ditertibkan. Pemkot memberikan batas akhir hingga 13 Mei. Ini mengingat lokasi tersebut merupakan etalase Kota Solo.Selain itu, pengerjaan lahan parkir yang dilengkapi shelter kuliner telah mencapai tahap akhir.”Dari catatan kami ada sekitar 100 PKL yang terdiri dari pedagang asongan dan pedagang gerobak,” jelas Kepala Bidang PKL Dinas Perdagangan (Disdag) Surakarta Didik Anggono, Rabu (9/5).Disdag memastikan tidak akan mengabulkan permintaan PKL untuk dapat menempati selter New Galabo.”Jika (PKL) disatukan dengan shelter New Galabo, bakal terjadi kecemburuan sosial antarpedagang. Sudah ada ketentuan masing-masing, tidak bisa asal dimasukkan di suatu lokasi,” katanya.Sementara itu, meski PKL sepakat ditertibkan, tapi mereka meminta pemkot memberikan lokasi baru untuk berdagang yang tak jauh dari Pusat Grosir Solo (PGS).”Sebenarnya tahu kalau di sini (kawasan Bank Danamon Gladag, Red) nggak boleh untuk jualan. Tapi, ya mau bagaimana memang tempatnya ramai. Pasrah saja kalau hanya boleh jualan sampai tanggal 13 Mei. Kalau bisa jangan jauh-jauh dipindahnya,” ujar salah seorang pedagang minuman Sri Sulastri.Permitaan itu karena lokasi yang diinginkan PKL ramai dengan aktivitas masyarakat. Termasuk bus pariwisata.”Biasanya sopir bus yang mengantar wisatawan ke Pasar Klewer beli makanannya di sekitar PGS,” sahut Mitro, pedagang lainnya. (JPC)

Komentar