Ingat! Ayam Layak Konsumsi Dagingnya Masih Segar

Mei 10, 2018

SRAGEN, RAKYATJATENG – Dinas peternakan dan perikanan (disnakan) Sragen mewanti-wanti masyarakat agar jeli ketika hendak memiliki ayam potong. Terutama menjelang Ramadan ketika konsumsi meningkat. Sebab, tidak jarang ditemukan pedagang nakal yang menjual ayam mati kemarin (tiren).Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Disnakan Sragen Mulyani Sriwiyati menyampaikan, konsumen harus bisa membedakan antara daging ayam segar dan tidak layak konsumsi.Ayam layak konsumsi dagingnya masih segar. Terlihat putih terang dan bersih. Sedangkan daging ayam tiren cenderung berwarna kebiruan.”Kalau kita turun seperti kucing-kucingan. Pedagangnya tidak jualan. Jika ada temuan langsung kita sita untuk dimusnahkan,” ujarnya kemarin.Modus yang dipakai pedagang nakal yakni menyembunyikan ayam tiren tersebut di dalam karung. Terpisah dengan dagangan lainnya. Konsumennya tertentu.”Awal tahun ini ada sekitar tiga kali temuan,” jelasnya.Ketika pedagang kedapatan menjual ayam tiren, lanjut perempuan yang akrab disapa Nanik tersebut kerap mengaku tidak mengetahui bahwa dagangannya tidak layak konsumsi.Ayam tiren ini akan sulit terdeteksi ketika sudah dibumbui dan dimasak.”Menu masakan yang bahannya sudah basi tentu membahayakan kesehatan,” ungkapnya.Guna mengefektifkan pengawasan, Nanik mengimbau masyarakat ikut aktif melapor ke dinas terkait jika menemukan indikasi adanya penjualan ayam tiren. Sebab, jumlah personel yang dimiliki disnakan terbatas.Di sisi lain, ketersediaan daging ayam dan sapi jelang Ramadan hingga Lebaran diperkirakan tercukupi.”Kalau melihat trennya (kebutuhan daging, Red) ya naik. Tapi, Sragen saya rasa aman,” jelasnya. (JPC)

Komentar