Blora Jadi Teladan Smart City 2018

Mei 10, 2018

BLORA, RAKYATJATENG –Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Republik Indonesia menunjuk Kabupaten Blora sebagai salah satu teladan mengimplementasikan program Smart City 2018.Penunjukan ini ditandai dengan diundangnya Pemkab Blora menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman bersama antara Ditjen Aplikasi lnformatika, Kementerian Komunikasi, dan lnformatika dengan pemerintah daerah kota/kabupaten terpilih di (8/5) lalu.”Mewakili bupati, kami bersama OPD terkait telah menghadiri penandatanganan nota kesepahaman ini,” ucap Wakil Bupati Arief Rohman kemarin. Wabup menyatakan, penandatangan nota kesepahaman itu, dilakukan bersama 49 kepala daerah lain se-Indonesia.”Gerakan menuju 100 smart city yang dicanangkan pemerintah pusat ini, sudah dimulai tahun lalu. Tahun lalu ada 25 kabupaten/kota yang dipilih. Tahun ini ditunjuk 50 kabupaten/kota untuk tahap selanjutnya. Blora menjadi salah satunya,” katanya.Dengan adanya penandatanganan nota kesepahaman ini, ia mengatakan, ke depan Blora akan memperoleh pendampingan penyusunan master plan dan quick wins smart city dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Untuk menyukseskan itu, Kemkominfo tak melangkah sendiri. Namun menjalin bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian PAN & RB, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian PUPR, dan Kantor Staf Presiden.Wabup juga menyampaikan, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, smart city merupakan proses yang berkelanjutan. Perbaikan layanan kepada masyarakat yang terus ditingkatkan, itu dikategorikan kota pintar.”Pak Menteri juga mengungkapkan bahwa pemilihan kota/kabupaten untuk membentuk master plan pembangunan smart city memiliki kriteria. Meliputi kesiapan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK), memiliki ruang dari APBD, sampai pola pikir dari pemimpin daerah. Lebih penting itu mindset dari pemimpinnya. Kalau nggak punya passion menjadi lebih baik, bakal dicoret,” ungkapnya menirukan penjelasan menteri Kominfo.

Komentar