Arsenal Tumbang di Markas Leicester 1-3

RAKYATJATENG – Arsenal takluk 1-3 saat bertandang ke Leicester City. Kebobolan gol cepat dan kartu merah Konstantinos Mavropanos membuat Arsenal kesulitan sejak awal.

Bertandang ke King Power Stadium, Kamis (10/5/2018) dinihari WIB, Arsenal menguasai permainan selepas kick-off. Tapi The Gunners justru dibobol oleh Kelechi Iheanacho di menit ke-14.

Tak lama usai kebobolan, Arsenal mendapatkan petaka lainnya. Mavropanos dikartu merah usai menghentikan Iheanacho dari kesempatan berhadapan satu lawan satu dengan kiper.

Arsenal sempat menyamakan kedudukan di menit ke-53. Namun penalti Jamie Vardy membawa tuan rumah kembali unggul di menit ke-76 dan ditegaskan oleh gol Riyad Mahrez di menit ke-90.

Hasil ini tak mengubah posisi Arsenal di klasemen, tetap di posisi enam dengan nilai 60 dari 37 laga. Begitu juga dengan Leicester yang tetap di posisi sembilan, namun kini punya 47 poin.

Saat pertandingan baru dimulai, Arsenal langsung menempatkan Leicester dalam tekanan. Percobaan dari Alex Iwobi di menit ketujuh mengarah ke gawang, namun ditepis Eldin Jakupovic.

Leicester balas mengancam di menit ke-13. Welbeck kehilangan bola dan direbut Adrien Silva, yang lantas mengoper ke Jamie Vardy. Tembakan Vardy masih mampu diantisipasi oleh Petr Cech.

Bermula dari sepak pojok yang dihasilkan, Arsenal kebobolan. Umpan lambung dari kiri ditanduk Fousseni Diabate di tiang jauh ke tengah kotak penalti. Bola langsung disambar Kelechi Iheanacho di kesempatan pertama dan mengoyak gawang Arsenal.

Petaka untuk Arsenal di menit ke-15. Konstantinos Mavropanos ceroboh saat menguasai bola sebagai pemain terakhir Arsenal. Umpannya dipotong Iheanacho yang menekan dan bola terebut.

Saat itulah Mavropanos yang terjatuh menarik Iheanacho yang seharusnya akan berhadapan satu lawan satu dengan kiper. Wasit pun langsung mengacungkan kartu merah untuk bek Arsenal tersebut.

Leicester dengan nyaman menguasai permainan. Iheanacho merangsek di menit ke-20 dan melepas tendangan keras yang tepat mengarah ke Cech. Kiper Arsenal itu tak mau ambil risiko dan menepis bola.

Arsenal baru bisa merespons dan mengancam di menit ke-34. Umpan Iwobi kepada Henrikh Mkhitaryan diakhiri dengan tembakan, yang masih mampu dihalau Jakupovic.

Tembakan mendatar dari Silva di menit ke-39 memaksa Cech melakukan penyelamatan. Bola disapu oleh pertahanan Arsenal.

Dua menit kemudian, Cech kembali harus beraksi untuk mengamankan gawangnya dari ancaman Iheanacho. Tak ada gol lain di sisa waktu babak pertama.

Semenit babak kedua berjalan, Arsenal nyaris bikin gol. Sepakan Kolasinac cuma menghantam tiang gawang.

Leicester merespons di menit ke-49, ketika Diabate menaklukkan Cech namun tembakannya disapu oleh pertahanan Arsenal.

Arsenal menyamakan kedudukan di menit ke-53. Ainsley Maitland-Niles merangsek dari sisi kanan dan melepaskan umpan mendatar ke depan gawang.

Pierre-Emerick Aubameyang menyambar, tapi ditepis kiper. Beruntung baginya, bola pantulan jatuh dalam jangkauannya. Dia dengan tenang menceploskannya ke dalam gawang.

Susah payah menyamakan kedudukan, Arsenal malah dihukum penalti di menit ke-74. Demarai Gray dijatuhkan Mkhitaryan di kotak penalti. Vardy tak membuang kans dan menaklukkan Cech dengan tembakan keras.

Sundulan dari Kolasinac di menit ke-80 diamankan oleh Jakupovic.

Dari serangan balik di menit ke-90, Leicester mencetak gol ketiganya. Mahrez lolos dari jebakan offside dan menaklukkan Cech.

Tak ada gol lagi di sisa waktu pertandingan. Leicester menang 3-1 atas Arsenal. (dtc)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono