Tema Debat Cagub Jateng Akan Sedikit Ekstrem, Ini Kata Ketua KPU

Mei 9, 2018

SEMARANG, RAKYATJATENG – Debat publik ketiga Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) masih dalam proses persiapan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng menjanjikan tema yang lebih garang. Isu lingkungan hidup menjadi salah satu usulan yang dibahas untuk tema adu visi misi.Ketua KPU Jateng Joko Purnomo menyatakan, pihaknya akan melakukan terobosan-terobosan sedikit ekstrem. Tujuannya agar ajang debat dapat mengakomodir semua program kampanye dua pasangan calon gubernur. Sekaligus demi menghindari jalannya debat yang berjalan monoton.”Akan ada tema yang sedikit ekstrem dan beda jauh dengan debat putaran satu dan dua. Sudah ada masukan dari Walhi. Salah satunya pembahasan isu lingkungan hidup yang belum pernah muncul. Lalu antropologi budaya nantinya juga dibahas,” ungkap Joko saat dihubungi, Rabu (9/4).Meski begitu, tema termasuk usulan tersebut masih terus digodok dan akan diputuskan dalam rapat pleno. Tim perumus juga baru ditentukan minggu depan.”Sebab pertanyaan yang kami berikan di debat sebelumnya selalu muncul jawaban yang sama kemarin-kemarin. Maka kami perlu menggeret (menarik) ke tema yang agak berbeda. Nanti akan mengarahkan pada pertanyaan-pertanyaan yang lebih fokus,” sambungnya.Dengan perubahan tema, Joko berharap semua sisa misi program masing-masing kandidat dapat naik ke permukaan. Sehingga dapat diketahui oleh khalayak luas.Debat ketiga rencananya digelar 21 Juni mendatang, atau tepat setelah cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah. Kemungkinan besar acara debat digelar di Kota Semarang.Dipilihnya Kota Atlas itu demi mengakomodir hal-hal teknis. Misalnya, ketersediaan tempat yang mendukung tata letak setting live televisi dan lain sebagainya.Seperti diketahui, Pilgub Jateng 2018 hanya diikuti dua pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur (cagub-cawagub). Pasangan nomor urut 1 Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen yang diusung koalisi PDIP, PPP, Demokrat dan Nasdem. Lalu pasangan nomor urut 2 Sudirman Said-Ida Fauziyah usungan koalisi Gerindra, PKS, PKB dan PAN. (JPC)

Komentar