Listrik Padam, Konsumen Dapat Kompensasi dari PLN

Mei 8, 2018
Belum ada gambar

SOLO, RAKYATJATENG – Pengetahuan masyarakat terkait adanya kompensasi pemadaman listrik sangat minim. Padahal kompensasi ini menjadi hak konsumen. Khususnya durasi lama padam hingga kesalahan catat meter yang harusnya mendapat ganti rugi.Manajer Niaga PLN Distribusi Jawa Tengah & DIY, Prijo Nugroho menjelaskan, ada hak dan kewajiban dari konsumen yang perlu diketahui. Semuanya tertuang dalam UU Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, UU 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, PP Tahun 23 Tahun 2014 tentang Kegiatan Usaha Penyedian Tenaga Listrik, dan Permen ESDM tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya yang Terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN.”Maka dari itu kami mengacu aturan ini untuk memberikan TMP (tingkat mutu pelayanan, red) yang lebih baik kepada pelanggan. Semua kesalahan yang dilakukan PLN yang dapat merugikan konsumen sebisa mungkin akan diganti berupa pemberian kompensasi,” terang Prijo kepada Jawa Pos Radar Solo.Prijo mencontohkan kompensasi diberikan ke konsumen saat pemadaman yang lewat dari lima jam. Atau penambahan daya yang tidak sesuai waktu. Serta ada kesalahan pencatatan meteran. Ada enam hal yang akan dikompensasi PLN. Namun ada pula hal-hal yang tidak ada kompensasinya.Sesuai ketentuan besarannya, dibedakan menjadi dua. Yakni untuk listrik nonsubsidi dan subsidi. Untuk nonsubsidi, besaran yang diganti rugi 20 persen dari biaya beban. Sedangkan yang subsidi 35 persen dikalikan biaya beban.”Ganti rugi ini nantinya dibayarkan melalui pemotongan rekening setiap bulan untuk pelanggan pascabayar atau diberikan melalui token pada pelanggan prabayar. Sebenarnya ini bukan untuk mengganti kerugian, namun wujud pelayanan kami. Meskipun nilai yang kami bayarkan tidak akan sebanding,” jelas Prijo.

Komentar

VIDEO TERKINI