Berang Saat Sidak di IPA PDAM, Walikota Semarang: Laporan Masyarakat Harus Diperhatikan

Mei 8, 2018
Belum ada gambar

“Kalau untuk mengaliri air di wilayah Timur kita butuh pasokan 900 sampai 1.200 liter air per detik, dan sekarang kondisinya hanya ada sekitar 600 liter per detik, usahakan 300 liter air per detik bisa masuk dari Dombo,” tegasnya.Hendi pun mengharapkan agar jajaran PDAM Tirta Moedal Kota Semarang dapat lebih responsif untuk menangani permasalahan yang sedang terjadi.”Kita tahu saat ini debit air berkurang karena instalasi Kedung Ombo menuju Kudu sedang diperbaiki pemerintah pusat untuk meningkatkan suplai air menjadi 1.800 liter per detik, dan seharusnya kita sudah mengantisipasi ini dari awal,” katanya.”Dan kita tahu bahwa proses perbaikan itu baru selesai pada tahun 2019, jadi harus ada alternatif upaya yang dilakukan, seperti mengambil pasokan dari Dombo,” pungkasnya.Di tempat yang sama, Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, M Farchan mengatakan, selain mengupayakan pasokan air dari Dombo, juga sedang melakukan pengerukan sedimen yang dapat menghambat pasokan air ke Kudu.”Jadi sesuai arahan pak Wali tadi, akan ada dua upaya kami. Yang pertama memompa aliran air dari Dombo dengan kapasitas pompa 300 liter per detik, serta melakukan pengerukan sedimen di saluran air baku Kudu untuk memperepat air sampai ke intake,” jelasnya. (sen/yon)

Komentar

VIDEO TERKINI