Belajar Sambil Bermain di Kampung Piala Dunia di Solo

Mei 8, 2018

SOLO, RAKYATJATENG – Demam menyambut Piala Dunia 2018 Rusia sudah mulai terasa di Kota Bengawan, Solo. Bahkan sudah merambah di kalangan pelajar. Seperti dilakukan puluhan siswa SDN Kadipiro ini. Mereka mengunjungi Kampung Piala Dunia di Nayu, Kelurahan Kadipiro, Banjarsari, Surakarta, Senin (7/5).Sebanyak 70 siswa, terdiri dari kelas 3 dan 4 ambil bagian dalam kunjungan tersebut. Didampingi guru olahraga sekolah setempat, mereka memainkan bola plastik sebagai tanda euforia menyambut gelaran akbar pecinta sepak bola dunia yang dimulai 14 Juni ini.“Waktunya bertepatan dengan jam mata pelajaran (mapel) olahraga. Jadi kami menjadikan kegiatan ini sebagai media pembelajaran juga. Belajar sambil bermain. Kebetulan banyak anak-anak yang hobi sepak bola dan paham tentang Piala Dunia. Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” beber Kepala SDN Kadipiro Muji Satiti.Outing class ini sangat positif bagi para siswa. Selain belajar olahraga, mereka juga diajak mengenal tentang berbagai negara yang ada di dunia. Khususnya negara-negara yang berkompetisi dalam gelaran Piala Dunia 2018.“Meski mereka tidak mengikuti Piala Dunia, tapi mereka bisa mengetahui negara mana saja yang ikut dalam ajang tersebut. Kami ajarkan tentang sesuatu yang khas di masing-masing Negara di sana agar mereka mudah hafal,” sambungnya.Puas bermain bola, mereka kemudian bergeser belajar tentang budaya. Masih mengenakan pakaian olahraga, mereka memainkan berbagai topeng dan tokoh pewayangan.“Ini juga membantu kami sebagai pembelajaran nguri-uri budaya. Mereka jadi lebih cepat paham karena pembelajaran langsung. Membantu anak-anak mengenal sejarah dan budaya tradisional,” tandas Muji. (JPC)

Komentar