Gelar Public Hearing, Pansus II DPRD Jepara Bahas Destinasi Wisata

Mei 7, 2018
Belum ada gambar

JEPARA, RAKYATJATENG – Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, melaksanakan kegiatan public hearing terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Jepara tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Tahun 2018-2023 di Ruang Komisi A DPRD Kabupaten Jepara.Dalam rancangan tersebut disusun peta perwilayahan pembangunan destinasi wisata. Terdiri dari lima destinasi pariwisata daerah dan sepuluh kawasan strategis pariwisata daerah (KPSD).Publik hearing dipimpin oleh Ketua Pansus II Akhmad Faozi. Hadir dalam public hearing tersebut, Anggota Pansus II DPRD Jepara, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara Zamroni Liztiaza, dan dinas terkait. Peserta  public hearing berasal dari berbagai perwakilan tokoh masyarakat, pengelola wisata di Jepara, pegiat seni dan budaya, serta perwakilan desa wisata.Akhmad Faozi mengatakan kegiatan tersebut guna membahas pemetaan wilayah pembangunan pariwisata di Jepara. Diharapkan raperda ini mendapatkan masukan dari berbagai kalangan sehingga terwujudnya pariwisata Jepara yang maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat diKota Ukir.Dalam rancangan tersebut terdapat lima destinasi pariwisata daerah (DPD). Terdiri dari DPD selatan, DPD utara, DPD timur, DPD barat, dan DPD Karimunjawa. Sedangkan kawasan strategis pariwisata daerah (KSPD) dikelompokkan dalam 10 kawasan. Di antaranya KSPD I terdiri dari Kecamatan Donorojo,  KSPD II Kecamatan Kembang dan Kelin, KSPD III Kecamatan Mlonggo dan Bangsri, KSPD IV Kecamatan Pakisaji, KSPD V Kecamatan Jepara, KSPD VI Kecamatan Tahunan, KSPD VII Kecamatan Kedung, Pecangaan, Kalinyamatan, KSPD VIII Kecamatan Nalumsari, Mayong, Batealit, KSPD IX Kecamatan Welahan, dan KSPD X Kecamatan Karimunjawa, “Total ada 95 wisata yang terdiri dari potensi wisata alam, buatan, dan religi/budaya,” tuturnya.Selain itu, rangkaian acara tersebut juga diadakan sesi diskusi dengan para tamu undangan yang hadir, untuk melengkapi  raperda tersebut.Berbagai pertanyaan, saran, masukan dan kritik dari peserta muncul terhadap raperda tersebut.

Komentar

VIDEO TERKINI