Walikota: Disebut Internasinal Semarang Night Carnival karena Ada Delegasi Berbagai Negara

Mei 6, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG -Puluhan ribu pasang mata enggan beranjak dari Jalan Pemuda Kota Semarang untuk menyaksikan Internasional Semarang Night Carnival (SNC) 2018. Apalagi acara tahun ini jauh lebih meriah, karena ada empat perwakilan Negara tetangga yang turut memeriahkan acara dalam rangka HUT Semarang ke-471, Sabtu malam (5/5) kemarin.Dini Failasufa mengaku sangat antusias dengan event SNC tahun ini. Pasalnya ada negara tetangga yang unjuk kebolehan dengan memamerkan kebudayaan asal negaranya. “Antusias banget, apalagi cuacanya cerah,” ucapnya.Ya puncak perayaan HUT Kota Semarang tahun ini memang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, jika tahun lalu dan dua tahun ke belakang, perayaan HUT Kota Semarang diguyur hujan, tahun ini sangat cerah. Bahkan dipayungi cahaya rembulan.Tema SNC tahun ini, Kemilau Semarang, ada empat defile yang ditampilkan yakni Defile Asem Arang, Butterfly, Art Deco dan defile Sea yang menceritakan tentang keunikan dan keberagaman di Kota Semarang. Acara tersebut dibuka penampilan marching band dari Akpol. “Disebut Internasinal Semarang Night Carnival karena ada berbagai delegasi Negara yang turut memeriahkan acara,” kata Walikota Semarang Hendrar Prihadi dalam sambutannya.Ada perwakilan dari negara India, Korea Selatan, Taiwan dan Senegal. Selain negara tetangga, pada tahun ini ada delegasi dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Kabupaten Papua, Kota Manado, Pemalang, Jepara, Grobogan, dan Salatiga. “Ini bukan agenda Kota Semarang, melainkan agenda wisata Indonesia,” ucapnya.International Semarang Night Carnival 2018 diselenggarakan bersamaan dengan resepsi HUT Kota Semarang ke-471. Sederetan legenda musik rock Indonesia, seperti God Bless dan Once Mekel didatangkan untuk menambah semarak perayaan ulang tahun. Hingga berita ini ditulis, masyarakat masih enggan beranjak dan asyik melihat penampilan peserta SNC.Hendi nama sapaan Walikota Semarang berpesan untuk menjaga ketertiban sampai akhir acara. “Pesan saya kepada masyarakat, kalau malam ini ada yang kesenggol-senggol itu biasa, namanya juga semua antusias ingin merayakan ulang tahun Semarang. Tetapi jangan dilanjut pukul-pukulan. Mari bergerak bersama menciptakan suasana yang meriah, tapi tertib,” pesannya. (JPC/sen)

Komentar

VIDEO TERKINI