Sebagian Pedestrian di Kota Semarang Belum Ramah Difabel

Mei 6, 2018

SEMARANG, RAKYATJATENG – Kota Semarang memperingati hari jadi ke-471 pada tanggal 2 Mei 2018 yang lalu. Menyambut kebahagiaan tersebut, hari ini Minggu (6/5) Konco Ombudsman dari Komunitas Sahabat Difabel Semarang ikut memeriahkan rangkaian HUT Kota Semarang dengan melakukan jalan santai bersama warga Semarang lainnya.Jalan santai dimulai dari Balaikota Semarang menuju Jl. Imam Bonjol dan berakhir di Jl. Pemuda. Sekitar 30 Konco Ombudsman dari Komunitas Sahabat Difabel Semarang mengikuti acara jalan santai ini. Keterbatasan sebagian Konco Ombudsman menggunakan alat bantu kursi roda tidak menyurutkan keinginan untuk berpartisipasi memeriahkan acara.Tidak hanya jalan santai, Konco Ombudsman ini juga melakukan sosialisasi pelayanan publik dan pengawasannya kepada masyarakat Kota Semarang.Noviana, Pengurus Komunitas Sahabat Difabel Semarang menyampaikan, pelayanan publik yang baik adalah hak setiap warga negara, tidak terkecuali teman-teman difabel.”Dalam rangka memeriahkan hari jadi Kota Semarang ini, kami juga ingin memberitahukan kepada publik bahwa dalam pelayanan publik ada hak-hak teman-teman difabel yang harus dilindungi. Kami harap hal ini diperhatikan oleh para penyelenggara layanan sehingga pada waktu mendatang Kota Semarang dapat memberikan pelayanan publik lebih baik,” katanya.Kesempatan tersebut juga digunakan Konco Ombudsman untuk memperhatikan fasilitas publik dan mencoba aksesibilitas difabel di jalanan Kota Semarang. Menurut Noviana, pedestrian atau trotoar untuk para pejalan kaki masih belum digunakan sebagaimana mestinya, dan sebagian belum ramah difabel.”Ketika di Jl. Piere Tendean, kami menemukan lubang di trotoar yang hanya ditutup pohon dan lubang menganga. Kami sebagai Konco Ombudsman tentu akan menyampaikan hal ini kepada Ombudsman Jawa Tengah untuk dapat ditindaklanjuti agar tidak membahayakan masyarakat pengguna pedestrian,” ujar Noviana.

Komentar