Mei, Hujan Masih Berpeluang Turun di Jateng Bagian Tengah dan Selatan

Mei 2, 2018
Belum ada gambar

CILACAP, RAKYATJATENG – Wilayah Jawa Tengah bagian tengah masih berpeluang terjadi hujan pada bulan Mei.Hal ini dikatakan Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Cilacap Teguh Wardoyo.”Selain wilayah Jateng bagian tengah, sebagian wilayah Jateng selatan juga masih berpeluang hujan dengan curah berkisar 101 sampai dengan 300 milimeter atau masuk kategori menengah,” katanya di Cilacap, Rabu (2/5).Ia memprakirakan wilayah yang curah hujannya 201 hingga 300 milimeter, di antaranya Banyumas bagian utara atau sekitar Gunung Slamet, sebagian besar Kabupaten Purbalingga, Tegal bagian timur, Pemalang bagian selatan,Selain itu, sebagian besar Banjarnegara, Pekalongan bagian selatan, sebagian besar Wonosobo, Kebumen bagian timur-utara, Purworejo bagian utara, Batang bagian selatan, dan Temanggung bagian barat, serta Cilacap bagian selatan khususnya sekitar Teluk Penyu dan Pulau Nusakambangan.Sementara itu, wilayah yang curah hujannya diprakirakan berkisar 151 s.d. 200 milimeter, di antaranya sebagian besar Kabupaten Cilacap, sebagian besar Banyumas, Brebes bagian selatan, Tegal bagian selatan, Purbalingga bagian selatan, Banjarnegara bagian barat, dan Kebumen bagian barat-utara.Wilayah yang curah hujannya diprakirakan berkisar 101 hingga 150 milimeter, di antaranya Cilacap bagian barat, sebagian besar Kabupaten Kebumen, dan sebagian besar Purworejo.”Secara umum, wilayah Jawa Tengah masih berada pada masa pancaroba atau transisi dari musim hujan menuju kemarau. Namun, ada beberapa wilayah yang diprakirakan sudah masuk awal musim kemarau, terutama di wilayah Jateng bagian timur,” kata Teguh.Menurut dia, awal musim kemarau akan berlangsung ketika curah hujannya sudah berada di bawah 150 milimeter.Ia memrakirakan awal musim kemarau, khususnya di wilayah Cilacap dan Banyumas, akan berlangsung sesuai dengan prakiraan, yakni pada bulan Juni. (ant)

Komentar

VIDEO TERKINI