Dugaan Intimidasi di CFD, PSI Apresiasi Tindakan Cepat Polda Metro Jaya

Mei 2, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengapresiasi pihak kepolisian yang telah bergerak cepat membentuk tim untuk melakukan investigasi atas dugaan intimidasi yang terjadi pada acara Car Free Day (CFD) Minggu 29 April 2018 lalu.Sebelumnya, PSI melalui Jaringan Advokasi Rakyat PSI (Jangkar Solidaritas), telah melapor ke Direktur Reserse Kriminal Umum, Polda Metro Jaya, Senin (30/4), terkait dugaan intimidasi yang dialami seorang ibu dan anaknya di Bundaran HI, saat berlangsung CFD.Juru bicara PSI bidang hukum dan Koordinator Jangkar Solidaritas, Dini Purwono, menyampaikan bahwa PSI mengapresiasi pihak kepolisian Polda Metro Jaya yang telah bergerak cepat membentuk tim.“Dari pemberitaan yang beredar kami mengetahui bahwa pihak kepolisian telah membentuk tim untuk melakukan investigasi meskipun belum ada pelaporan dari korban atau masyarakat. Jadi laporan kami ini dapat dianggap sebagai bentuk dukungan kami kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas para pelaku aksi dugaan intimidasi tersebut,” ujar Dini yang juga merupakan Caleg PSI Dapil Jateng I yang mencakup Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal dan Kota Salatiga, Rabu (2/5).Selain itu laporan PSI juga merupakan bentuk nyata kecaman PSI atas segalabentuk tindakan kekerasan, intimidasi dan intoleransi terhadap warga negara, terutama terhadap perempuan dan anak.Melalui laporan tersebut PSI ingin menyampaikan pesan moral kepada setiap warga negara Indonesia untuk berani bersuara dan tidak ragu-ragu melawan aksi initimidasi dan aksi-aksi inkonstitusional lainnya.“Sebagai warga negara yang baik kita tidak boleh melakukan pembiaran terhadap hal-hal yang tidak baik, yang melanggar hukum. Pembiaran itu berarti kita memilih untuk diam dan tidak melakukan apa-apa pada saat kita mengetahui adanya pelanggaran hukum. Karenanya PSI merasa memiliki kewajiban moral untuk melaporkan kejadian pada acara CFD hari Minggu kemarin ke pihak kepolisian,” jelas Dini.

Komentar

VIDEO TERKINI