RSAL dan Undip Kembangkan Teknologi Bidang Kedokteran

Mei 1, 2018
Belum ada gambar

Topi tersebut mampu membaca atau mendeteksi perintah pemakainya melalui gelombang yang mengalir dari otak. “Seperti halnya kita memerintah suatu benda. Kemudian perintah itu diterjemahkan untuk membuka dan menutup melipat dan luruskan lengan,” jelas Rifqy.Namun, ada sejumlah kendala pada metode tersebut. Yakni kompleksitas isi pikiran manusia. Sebab, otak perlu berkonsentrasi dan fokus pada tujuan tertentu. Karenanya, prototipe tersebut masih dalam pengembangan.Jika sudah siap dipasarkan, dia mengaku tidak akan mematok harga lebih dari Rp 50 juta. “Tapi, saya belum pastikan harganya. Karena masih terlalu dini untuk dapat memastikan harga komersialnya,” katanya. (JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI