Hati-hati! Beri Like di Medsos pun ASN Bisa Disanksi

April 29, 2018
Belum ada gambar

SURABAYA, RAKYATJATENG – Mendekati pelaksanaan pilkada, promosi calon kepala daerah semakin masif. Tidak melulu lewat poster, baliho, dan spanduk. Konten promo untuk menaikkan popularitas lewat media sosial (medsos) juga makin marak.Di era digital seperti ini, aparatur sipil negara (ASN) harus lebih hati-hati untuk jaga netralitas. Hanya memberikan like di medsos pun bisa berujung sanksi.Semakin beragamnya pola kampanye pilkada di era digital seperti ini, membuat Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Pemerintahan dan Pembangunan Jember menggelar sosialisasi netralitas ASN, di Kantor Bakorwil V Jember Jl Kalimantan, Jumat (27/4).Kabid Mutasi dan Staf Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional II di Surabaya Susesti Sugiarti mengatakan, di pesta demokrasi Pilkada Serentak 2018 tersebut ASN harus lebih hati-hati. “ASN harus jaga netralitasnya,” katanya.Terlebih lagi, di era digital seperti ini, pola kampanye semakin kreatif dan beragam. Hal yang sepele dapat berujung sanksi ASN di pilkada. Susesti mencontohkan kesalahan mendukung calon kepala daerah lewat medsos. “Hal yang sepele adalah memberikan like di medsos kepada calon kepala daerah,” katanya.Temuan terakhir, kata dia, ada ASN di Madiun dipanggil terkait mendukung calon kepala daerah. “Dukungannya lewat like saja. Makanya harus berhati-hati,” imbuhnya.Like yang berbau pilkada di luar akun medsos KPU, alangkah baiknya dihindari. Larangan like ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Pasal 4 Angka 14 dan Angka 15, yaitu ASN tidak boleh terlibat dalam kegiatan kampanye untuk mendukung calon kepala daerah maupun calon wakil kepala daerah.Jika ASN tidak bisa menjaga netralitasnya, maka siap-siap saja dijatuhi sanksi. Hukuman terberat adalah pemberhentian pegawai. Hal itu juga diatur dalam PP Nomor 53 Tahun 2010. Selain like, tambah dia, ASN juga dilarang mengunggah dan menyebarkan visi misi calon kepala daerah. “Semua PNS harus berhati-hati dalam bersikap di saat pilkada ini,” imbaunya.

Komentar

VIDEO TERKINI