RSUP Klaten Jadi Rumah Sakit Kelas A

April 28, 2018

KLATEN, RAKYATJATENG – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Soeradji Tirtonegoro Klaten akhirnya menerima sertifikat sebagai rumah sakit kelas A. Sertifikat diserahkan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kementerian Kesehatan, Bambang Wibowo kepada Direktur RSUP Soeradji Tirtonegoro Klaten, Alida Lienawati di aula rumah sakit setempat, Jumat (27/4).Bambang dalam sambutannya mengapresiasi capaian yang diraih RSUP. Kendati demikian, ada sejumlah pekerjaan rumah maupun konsekuensi setelah menyandang predikat ini.”Harus betul-betul menampilkan sebagai rumah sakit kelas A. Hal itu harus dibuktikan dalam memberikan layananan kesehatan secara optimal kepada masyarakat,” jelas Bambang.Sebagai rumah sakit kelas A yang ada di daerah, merupakan prestasi tersendiri bagi RSUP. Capaian ini menyusul RSUD dr. Moewardi Surakarta dan RSUP Dr. Kariadi Semarang. Bambang memahami jika capaian kelas A ini berkat kerja keras seluruh pihak.”Jika sudah menyandang kelas A sudah seharusnya memiliki sarana dan prasaranan yang memadai. Mulai dari keberadaan ruangan serta peralatan kesehatan yang digunakan harus memadai. Termasuk perlu didukung dan diperkuat dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas,” beber Bambang.Bambang mengapresiasi RSUP yang telah menerapkan Academic Health System (AHS) dengan menggandeng Fakultas Kedokteran Universita Gadjah Mada (UGM) Jogja. Diharapkan melalui sistem tersebut, mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan secara terpadu.Apresiasi atas raihan RSUP Soeradji Tirtonegoro Klaten sebagai rumah sakit kelas A juga datang dari Pemkab Klaten. Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, Cahyono berharap dengan raihan sebagai kelas A mampu memajukan dalam bidang pelayanan kesehatan di Kabupaten Klaten.”Dengan menyandang kelas A menjadikan komitmen bersama terkait pelayanan kesehatan menjadi mudah diakses masyarakat. Diharapkan RSUP Soeradji Tirtonegoro Klaten terus mampu bersaing dengan rumah sakit lainnya diera perkembangan teknologi yang semakin pesat. Kerja sama dengan pemkab pun terus terbangun hingga mampu mewujudkan pelayanan kesehatan secara optimal,” urai Cahyono.

Komentar