Di Akhir Jabatan, Musthofa Satu-satunya Bupati Peraih Penghargaan Tertinggi dari Presiden

April 27, 2018
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Prestasi tertinggi diukir Bupati Kudus H. Musthofa. Di tahun terakhir menjabat, bupati meraih penghargaan tertinggi dari Presiden RI dalam penyelenggaraan pemerintahan. Yakni Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha.Selain Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha, juga diserahkan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha. Penghargaan ini diserahkan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla didampingi Mendagri yang berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri RI, Jakarta, Rabu (25/4) lalu yang bertepatan peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) XXII tahun 2018 ini.Ada dua kepala daerah peraih Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha. Yakni Gubernur Jawa Barat dan Bupati Kudus H. Musthofa, sebagai satu-satunya bupati peraih penghargaan tertinggi di antara seluruh bupati di Indonesia.Dalam sambutannya, Jusuf Kalla mengapresiasi kinerja para peraih penghargaan ini. Menurut JK, penghargaan ini penting sebagai prestasi kinerja penyelenggara pemerintahan. Namun lebih penting adalah kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. “Yang terpenting adalah kemakmuran dan kemajuan daerah, dengan pemerintahan yang berfungsi sebaik-baiknya,” kata wapres.Para peraih penghargaan, tambahnya, adalah sebagai contoh dan motivasi bagi kepala daerah yang lain. Dan tentunya sebagai wujud keberhasilan otonomi daerah yang telah berjalan selama ini sesuai aturan dan tujuan yang diharapkan. “Dalam otonomi daerah ada hak dan kewajiban. Ini sebagai contoh sesuai hak dan kewajiban otonomi daerah,” imbuhnya.Wapres menambahkan, ada hal positif dan ada hal yang masih perlu perbaikan dalam otda. Daerah sudah seharusnya melakukan otonomi sesuai hak dan kewajibannya, sesuai guidance dari pemerintah pusat. Termasuk fokus untuk membangun yang diawali dari desa. “Sekali lagi saya ucapkan selamat atas penghargaan ini,” ucapnya.Mendagri RI Tjahjo Kumolo mengatakan, untuk meraih penghargaan ini dilakukan dengan serangkaian proses. Sehingga diperoleh para kepala daerah terbaik yang berhasil meraihnya. “Yakni ada sekitar 700 item penilaian,” kata Tjahjo.

Komentar

VIDEO TERKINI