Kelurahan Plalangan Kota Semarang Wakili Jateng di Lomba LBS Tingkat Nasional

April 20, 2018
Belum ada gambar

“Kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan lingkungan seperti Perda nomor 5 tahun 2010 tentang DBD, dan Perda nomor 3 tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sebagai payung hukum lingkungan untuk warga Semarang,” ujarnya.Lanjut Tia, kebijakan tersebut diimplementasikan ke berbagai bentuk seperti setiap Jumat bersama PKK Kecamatan melakukan jumat bersih bebas jentik, program Si Centik (Siswa Cari Jentik) di sekolah SD-SMP, pengolahan bank sampah yang hasilnya diolah menjadi kerajinan tangan yang bermanfaat.“Tidak hanya itu saja, PKK juga melakukan sosialisasi, advokasi, dan pelatihan yang bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Dinas Perindustrian dalam sanitasi total berbasis masyarakat menghasilkan PHBS, bank sampah, biopori, sumur serapan, dan Kampung Go Green lingkungan,” jelasnya.Lebih dalam dijelaskan oleh Tia, sapaan akrab Ketua TP PKK Kota Semarang, keunggulan Kecamatan Gunungpati dibandingkan kecamatan lainnya adalah sudah menjalankan Open Defecation Free (ODF) dan mendeklarasikannya.”ODF sendiri adalah perilaku keseharian untuk tidak membuang tinja sembarangan. Dengan ODF ini, warga Plalangan sudah memiliki tempat khusus untuk pembuangan tinja, bila tidak memiliki di kawasan mereka dibuatkan jamban komunal,” terangnya.Sementara Ketua Tim Penilai Ny Dr Rien Yuniantari Sp Rad dalam sambutannya, mengapresiasi apa saja yang telah dilakukan PKK bersama Pemerintah Kota Semarang selama ini dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.”LBS merupakan salah satu visi dan misi Presiden RI yang tertuang di dalam RPJM tahun 2015-2019, di mana salah satu prioritas pembangunan nasional adalah kualitas hidup manusia Indonesia yang tinggi, maju dan sejahtera. Sehingga perlu diupayakan penduduk yang tumbuh seimbang, keluarga sadar kesehatan, dan masyarakat berdaya sejahtera. Hal ini sangat terkait dengan kegiatan Lomba LBS ini,” jelas Ketua Tim Penilai lomba. (sen/yon)

Komentar

VIDEO TERKINI