Asus Tetap Optimistis Hadapi Pasar Smartphone Tanah Air

April 20, 2018
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Pasar smartphone Indonesia tengah ‘menghangat’ pekan ini. Bukan tanpa alasan, beberapa vendor smartphone meluncurkan produknya dalam waktu berdekatan. Oppo merilis seri F7 pada Selasa (17/4), kemudian disusul Xiaomi satu hari setelahnya. Tak mau kalah, Senin (23/4) mendatang, Asus juga ingin merilis produk smartphone andalannya.Sempat beredar kabar bahwa Asus “ditikung” Xiaomi. Sebab, chipset Snapdragon 636 yang kabarnya akan dibawa pertama kali ke pasar smartphone tanah air oleh Asus, namun Xiaomi rupanya meluncurkan smartphone dengan chipset tersebut lebih cepat beberapa hari dari Asus.Hal tersebut sontak memunculkan spekulasi bahwa Asus “ditikung” vendor yang digawangi Lei Jun itu gara-gara chipset yang dibawanya.Menanggapi hal tersebut, Asus tampak santai dan tetap optimistis dengan produk smartphone yang akan diluncurkannya nanti. Menyoal chipset Snapdragon yang meluncur dibawa Xiaomi Redmi Note 5, Asus mengatakan bahwa mereka tetap percaya diri menghadapi pasar smartphone tanah air yang sedang sengit.Head of Public Relation e-Marketing Asus Indonesia Muhammad Firman mengatakan, Asus optimistis dengan Zenfone terbarunya yang akan meluncur pekan depan. “Dari berbagai aspek dan spesifikasi, serta kelebihan lain yang kita punya. Kita sangat optimis,” kata Firman kepada awak media usai acara peluncuran seri laptop terbaru dari Asus di Jakarta, Kamis (19/4).”Produk kita yang akan meluncur juga memiliki sesuatu yang berbeda jika dibandingkan dengan produk kompetitor dan produk yang kita punya sebelumnya. Jadi kita yakin,” imbuh Firman.Seperti diberitakan sebelumnya, perangkat chipset Snapdragon seri 636 memang memiliki sejumlah kelebihan. Wajar ketika banyak vendor berlomba menjadi yang pertama dalam menggunakan chipset ini. Snapdragon 636 diklaim memiliki kemampuan lebih cepat dalam mengolah berbagai urusan komputasi, jika dibandingkan dengan seri 600 terdahulu semisal seri 625.

Komentar

VIDEO TERKINI