16 Ribu DPT di Klaten Belum Rekam E-KTP

April 20, 2018
Belum ada gambar

KLATEN, RAKYATJATENG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, sudah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018. Yakni sebanyak 978.513 orang.Rinciannya, 482.132 pemilih laki-laki dan 496.381 orang perempuan. Mereka nantinya dapat melakukan pencoblosan di 2.243 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 26 kecamatan.Ketua KPU Klaten Siti Farida menjelaskan, masih ada 16 ribu DPT pemilih yang belum melakukan perekaman data e-KTP. Padahal syarat utama untuk tetap dapat memberikan suara pada pesta demokrasi nanti setidaknya melakukan perekaman data e-KTP. Maka KPU Klaten merencanakan kegiatan terpadu sosialisasi pilgub sekaligus perekaman data e-KTP.”Selama ini kami melihat jika kegiatan sosialisasi dan perekaman data e-KTP itu terpisah. Padahal kita masih punya PR sekitar 16 ribu pemilih yang harus melakukan perekaman data e-KTP. Maka itu kedepannya kita sedang merancang bagaimana dua kegiatan itu bisa dijadikan satu,” jelas Farida.Sebelumnya, secara mandiri telah ada kegiatan perekaman data e-KTP khusus Pilgub Jateng. Terdapat tiga kecamatan yang sudah melaksanakannya. Yakni Ceper, Trucuk, dan Wonosari. Dalam waktu dekat disusul kegiatan yang serupa di Kecamatan Polanharjo dan Klaten Selatan.Farida menyakini, perekaman data e-KTP kepada 16 ribu pemilih dapat dilakukan dengan berkoordinasi bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Klaten. Terlebih lagi waktu perekaman data e-KTP tidak terbatas. Karena juga digunakan untuk kepentingan DPT pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.Farida menyadari, para calon pemilih belum mengetahui betapa pentingnya perekaman data e-KTP. Padahal ini syarat mutlak agar bisa mendapatkan hak suara.”Kami optimistis bisa tercapai, sing penting yakin. Kami antisipasi dengan mendorong masyarakat melakukan perekaman data e-KTP. Terutama desa-desa yang terpencil bisa menjadi prioritas. Target kami 77,5 persen warga Klaten memberikan hak suaranya,” beber Farida.Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Setda Klaten, Hari Budiono menyebut rapat pleno terbuka DPT menjadi salah satu tahapan pentinya yang dilakukan KPU. ”Saya harapkan tidak ada warga negara yang kehilangan hak pilihnya di Pilgub Jateng mendatang,” ucapnya. (JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI