Tembok Tua Roboh Saat Siswa Belajar Seni Karawitan, 7 Orang Tewas

April 16, 2018

CIREBON, RAKYATJATENG – Tujuh orang tewas setelah tembok bangunan tua sarang walet ambruk menimpa sanggar seni Hidayajati Pewayangan, di Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Senin (16/4). Tembok setinggi lebih dari empat meter itu runtuh menimpa 11 orang korban yang sedang berlatih seni tari Karawitan di sanggar seni tradisional sekitar pukul 10.30 WIB.Informasi yang didapatkan JawaPos.com, kejadian tersebut bermula saat siswa-siswi SMPN 1 Gegesik sedang berlatih menabuh gamelan. Tiba-tiba tembok bagian gedung sarang walet yang berada di samping sanggar seni runtuh menimpa 11 orang di dalam sanggar.Tujuh korban tewas tersebut terdiri dari lima orang siswa SMPN 1 Gegesik, seorang dalang dan anaknya yang tengah berlatih tari meninggal dunia. Hingga Senin pukul 14.30 WIB, tercatat 7 meninggal dunia dan seorang lainnya sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.”Kami baru menerima laporan kejadian dari warga dan anggota, bahwa telah terjadi peristiwa bangunan ambruk di Desa Gegesik Wetan, yang menewaskan tujuh orang, dan satu orang mengalami kritis dan dua lainnya mengalami luka,” ujar Kapolres Cirebon, AKBP Risto Samodra, Senin (16/4).Sementara itu, Kasubag Hukum dan Humas RSUD Arjawinangun, Selamet Riyadi mengatakan bahwa dari delapan korban reruntuhan bangunan semua dilarikan di RSUD Arjawinangun.Tujuh dari delapan korban sudah meninggal dunia akibat mengalami pendarahan di bagian kepala dan benturan yang sangat keras. Sementara satu orang korban masih menjalani perawatan intensif oleh pihak rumah sakit.”Satu orang korban masih menjalani perawatan intensif di ruang IGD RSUD Arjawinangun. Sementara ketujuh korban tewas sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga,” ujarnya. (JPC)

Komentar