Ratusan Pedagang Barito Semarang Menolak Direlokasi

April 16, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG -Sedikitnya 538 pedagang di Jalan Barito Blok A-H, Kelurahan Karangtempel, Semarang Timur, bersikeras menolak direlokasi oleh Dinas Perdagangan Kota Semarang. Alasannya, karena Pasar Klitikan Penggaron sudah tidak muat untuk menampung pedagang. Sedangkan Pemkot Semarang saat ini belum memiliki alternatif tempat lain yang digunakan untuk menampung pedagang Blok A-H tersebut.“Kami sudah komitmen dan mohon kepada pemerintah agar kami PKL Barito di Kelurahan Karangtempel Blok A-H bisa menempati di sini lagi (Barito),” kata Ketua Paguyuban Pedagang Karya Mandiri Barito Blok A-H, Rahmat Yulianto belum lama ini.Dikatakannya, Pemkot Semarang sendiri hingga sekarang belum memiliki tempat alternatif untuk para pedagang Blok A-H Karangtempel. “Silakan kalau kemarin tempat di Pasar Klitikan Penggaron sudah digunakan untuk teman-teman pedagang yang lain. Karena pemerintah sendiri masih kekurangan tempat,” ujarnya.Yulianto menegaskan, sejauh ini permintaan 538 pedagang Barito Kelurahan Karangtempel Blok A-H tidak pernah berubah, yakni agar tetap menempati di Jalan Barito.“Dari awal sudah ada pembicaraan antara kami dengan Dinas Perdagangan Kota Semarang. Kami rencananya akan ditempatkan di Pasar Klitikan Penggaron atau Barito Baru, tetapi setelah dihitung-hitung, ternyata tempatnya tidak cukup,” katanya.Dengan kondisi seperti itu, permintaan pedagang tetap berpegangan pada pendirian awal. Apalagi lokasi pedagang Barito di Kelurahan Karangtempel Blok A-H ini tidak terdampak pembangunan secara langsung.“Kami juga tidak pernah diperlihatkan Detail Engineering Design (DED) Banjir Kanal Timur, apakah digunakan untuk tanggul, jalan inspeksi, jogging track, atau apa saja, kami tidak pernah dikasih tahu,” ujarnya.Menurut Yulianto, kalau memang tidak terkena dampak secara langsung, mengapa tidak dilakukan penataan saja.“Kami minta ditata sajalah (bukan dipindah, Red). Jadi, kalau izin awal dari pemerintah berukuran 3×4 atau 3×5 meter persegi ya kami terima. Sisa yang belakang bisa digunakan untuk proyek BKT. Komitmen temen-temen seperti itu,” ujar dia.

Komentar

VIDEO TERKINI