Ajak Pejabat Ziarah, Walikota: HUT Kota Semarang Harus Jadi Wadah Introspeksi Diri

April 16, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Menjelang hari jadi Kota Semarang ke-471 pada tanggal 2 Mei 2018 mendatang, Walikota Hendrar Prihadi mengajak seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Semarang berziarah ke makam Sunan Pandanaran II, atau yang lebih dikenal dengan Sunan Bayat di Klaten, Senin (16/4).Bukan tanpa sebab, Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi itu mengajak seluruh pejabatnya untuk berziarah. Melalui ziarah ini, pihaknya menginginkan agar jajarannya di Pemerintah Kota Semarang dapat meniru sikap teladan Sunan Bayat.Sunan Bayat sendiri merupakan Bupati Kedua Semarang yang pada saat itu selain sebagai kepala pemerintahan, ia juga dikenal sebagai tokoh penyebar agama Islam yang sakti. Selepas menjadi Bupati Semarang, dikisahkan Sunan Bayat lalu menetap di Bayat, Klaten untuk memperdalam ilmu spritualnya.”Suatu hari Sunan Bayat dicegat oleh sekawanan perampok, kemudian beliau mengucapkan bahwa para perampok tersebut adalah orang yang keras kepala seperti Domba. Maka jadilah kepala perampok tersebut menjadi kepala seekor Domba. Cerita tersebut menggambarkan sebagaimana hebatnya kesaktian yang dimiliki oleh Sunan Bayat,” cerita Walikota Hendi kepada seluruh jajarannya.Namun Walikota Hendi menegaskan, bahwa walaupun Sunan Bayat memiliki kekuatan karomah yang hebat, tak laantas membuat dirinya lupa diri dan bahkan rela meninggalkan jabatannya sebagai bupati untuk memperdalam ilmu spiritualnya.”Walaupun beliau memiliki kesaktian, tapi selalu menganggap dirinya kecil hingga terus berusaha memperdalam spiritualnya. Hal ini menjadi gambaran buat kita, bahwa di atas langit masih ada langit dan kita ini bukan siapa-siapa, jabatan itu adalah amanah, yang terpenting adalah kita bisa berbuat yang terbaik buat sesama melalui jabatan yang kita emban,” pesan Walikota Hendi saat di Makam Sunan Bayat.

Komentar

VIDEO TERKINI