Jualan Buku Nikah Palsu Seharga Rp 150 Ribu, Sudah Praktek 4 Bulan Akhirnya Terbongkar

April 13, 2018
Belum ada gambar

KOTA PADANG, RAKYATJATENG -Jajaran Polda Sumatera Barat (Sumbar) berhasil membongkar praktek pembuatan surat buku nikah palsu. Dua orang pelaku berinisial AS, 53, dan RS, 42, diciduk personel Ditkrimum Polda Sumbar di kawasan Muaro Panjalaninan, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.Dari tangan kedua pelaku, petugas berhasil menyita sebanyak 140 buku nikah kosong. Baik yang berwarna coklat maupun hijau. Dua buku nikah diantaranya, terdapat kutipan akta nikah dengan nomor 078/04/IV/2018 serta 078/04/IV/2018. Kemudian, ada juga 5 buku nikah yang sudah ditulis, serta dua lembar surat pernyataan nikah.”Petugas juga menyita ratusan lembar pas foto dan puluhan stempel, kutipan tanda terima, kutipan akta nikah dan alat-alat lainnya,” terang Ditreskrimum Polda Sumbar, Kombes Pol Erdi Adrimurlan Chaniago saat menggelar konferensi pers di Mapolda Sumbar, Kamis (12/5).Kombes Erdi Adrimurlan mengatakan, pengungkapan kasus pemalsuan surat buku nikah itu berawal dari laporan salah seorang istri yang mengaku suaminya menikah lagi dan memiliki buku nikah yang bentuknya memang asli. Dari hasil laporan itu, pihaknya melakukan penyelidikan dan ditemukan adanya pembuatan surat buku nikah palsu.”Setelah kami telusuri, memang betul dan orangnya kedua pelaku ini,” katanya.Dari pengakuan tersangka, praktek ini sudah dijalankannya selama empat bulan belakangan. Namun, pihaknya menduga, praktek tersebut sudah lebih dari yang diakui kedua tersangka. “Kita curiga mereka sudah lama beroperasi. Sebab, kita menemukan ratusan dokumen calon pasangan yang dilihat dari foto-foto yang sudah kita amankan,” terangnya.Sementara untuk biaya mendapatkan buku nikah, pasangan cukup membayar Rp150 ribu. Lantas, buku nikah tersebut bisa keluar sepekan sejak pasangan tersebut mendaftar dan melengkapi dokumen. “Modusnya, jaringan pasangan yang datang ke sana mempromosikan kepada calon konsumen lain,” katanya.

Komentar

VIDEO TERKINI