Kondisi LIK Bugangan Baru Semarang Butuh Perhatian

April 10, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Memprihatinkan, begitu kata yang tepat untuk menggambarkan kondisi Industri Kecil (LIK) Bugangan Baru Kaligawe Semarang. Wilayah itu butuh perhatian.Memang tidak masuk akal, wilayah yang menampung ratusan pengusaha tersebut tak terurus.Terletak di Kelurahan Muktiharjo Lor, Kawasan tersebut masuk dalam Genuk Bagian Wilayah Kota (BWK) IV yang ditetapkan sebagai zona industri dengan kisaran luas 100 ha.Ketua Himpunan Pengusaha LIK, Andreas menjelaskan bahwa di Lingkungan Industri Kecil ini terdapat sekitar 2000 bangunan dengan 400 pengusaha dan 20.000 pekerja.”PBB setahun Rp 18 miliar. Itu belum termasuk pajak yang lain, pajak usaha pajak penghasilan misalnya yang jika ditotal mencapai puluhan bahkan ratusan miliar,” katanya saat berbincang antara calon gubernur Jateng Sudirman Said dengan pengusaha kecil dan menengah LIK, Selasa (10/4).Namun besarnya perputaran uang dan lapangan usaha di LIK, tidak sebanding dengan kondisi wilayah. Dari infrastruktur, management sampai dukungan moral dari pemerintah sangat rendah.”Selama 14 tahun terakhir semakin ke sini bukan semakin baik, justru semakin buruk. Padahal kami mentaati peraturan pajak. Tapi tak pernah diperhatikan,” katanya di hadapan puluhan rekannya dari pengusaha vulkanisir ban, mainan anak, sampai perajin tempe.Andreas menjelaskan, ketidakjelasan pengembang juga menjadi hal yang membingungkan. Mestinya pemerintah bisa mendorong.Sementara itu, calon gubernur Jateng Sudirman Said mengaku tidak habis pikir terhadap dunia industri di Indonesia, Jateng khususnya.”Kadang saya tidak paham, di satu sisi pemerintah meneriakkan investasi, membuka kawasan industri. Tapi di sisi lain tempat seperti ini justru dibiarkan hancur,” tandasnya.Usai pertemuan dengan pengusaha LIK, pasangan Ida Fauziah tersebut melanjutkan berkeliling kawasan. Melihat pekerja, yang didominasi perempuan gigih bekerja di tengah jalan yang hancur dan genangan rob.”Kita ngoyoworo membuka tempat baru, tapi yang di depan mata rusak tidak diperhatikan,” kata calon gubernur nomor urut dua tersebut.

Komentar

VIDEO TERKINI