Korban Tewas Akibat Miras Oplosan di Cicalengka Jadi 15 Orang

April 9, 2018
Belum ada gambar

BANDUNG, RAKYATJATENG – Polisi menyampaikan data terbaru pagi ini berkaitan insiden minuman keras (miras) maut di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Jumlah korban tewas miras oplosan terus bertambah. Setelah kemarin 11 orang tewas, kini empat orang menyusul meninggal dunia.”Korban bertambah sejak semalam sampai tadi. Sekarang jumlahnya lima belas orang,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana via pesan singkat, Senin (9/4).Keempat orang yang menyusul tewas yaitu Deden (21), Gilang Maulana (23), Heri Suherman (23) dan Husni Sabara (23). Deden meninggal kemarin malam, sementara ketiga lainnya meninggal tadi subuh.”Seluruhnya meninggal di rumah sakit saat menjalani perawatan,” kata Umar.Sebelumnya polisi telah menutup empat toko miras di Jalan Bandung-Garut, Cicalengka, Kabupaten Bandung, menyusul kematian sejumlah warga yang diduga menenggak miras oplosan. Hingga kini belum diketahui persis kronologi insiden miras oplosan tersebut.Polisi berhasil menyita belasan jerigen berisikan tuak dan ratusan botol miras berbagai merk. Di lokasi kedua yang letaknya tidak jauh dari lokasi pertama, polisi berhasil mengamankan tiga drum plastik tuak dan puluhan botol miras beragam jenis. Begitupun di lokasi lainnya polisi menemukan jenis miras yang sama.”Sejauh ini ada sekitar empat kios miras yang dilakukan penindakan,” kata Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan di RSUD Cicalengka, Minggu (8/4).Pihaknya masih mendalami apakah korban jiwa yang diduga tewas menenggak miras oplosan membeli miras di kios tersebut atau bukan.”Kami masih mendalami, yang penting setiap ada informasi dari masyarakat dan laporan masyarakat kita tindaklanjuti. Harapan saya masyarakat bisa bersama-sama dengan kami dan Muspika berkomitmen Cicalengka bebas dari miras,” ungkapnya.

Komentar

VIDEO TERKINI