Satlantas Sragen: Soal Pemutihan SIM Itu Berita Hoax

April 7, 2018
Belum ada gambar

SRAGEN, RAKYATJATENG – Belum lama ini beredar di media sosial (medsos) tentang pemutihan surat izin mengemudi (SIM) A, B, dan C yang telah kadaluwarsa. Kabar tersebut telah dipastikan hoaks dan bukan kali ini saja terjadi.Satlantas Polres Sragen memastikan tidak ada pemutihan SIM. Artinya, bagi pengendara yang terlambat mengurus perpanjangan SIM harus mengulang prosedur seperti membuat SIM baru.”Saya sudah pastikan itu (pemutihan SIM, red) berita hoaks,” tegas Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Dwi Erna Rustanti mewakili Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman, Jumat (6/4).Broadcast yang beredar di medsos tertulis Ada Pemutihan SIM Yang Sudah mati Untuk Gol A, B, dan C, Di Polwil/Polres masing-masing daerah. Berlaku Mulai Tanggal 2 sampai 7 April 2018.Ditegaskan Erna, hoaks soal pelayanan SIM kerap beredar. Padahal, setiap penerbitan SIM harus melalui ujian teori dan keterampilan. Itu mengacu Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang menyebutkan bagi pengendara yang terlambat memperpanjang SIM, harus kembali mengikuti tes.”Jika masa berlaku SIM habis dan terlambat diperpanjang, maka pemiliknya harus menjalani tes dari awal seperti pembuatan SIM baru,” ujarnya.Lebih lanjut diterangkannya, pemutihan SIM tidak sesuai dengan undang-undang. Selain itu, tidak pernah ada instruksi dari Mabes Polri terkait kebijakan tersebut.”SIM itu kan vital, mana ada pemutihan,” katanya.Terpisah, Baur SIM Satlantas Sragen, Aiptu Sugeng Budi menyampaikan, hoaks layanan SIM meresahkan dan menyebabkan banyak warga tertipu.”Ada yang menanyakan soal pemutihan SIM. Yang jelas itu tidak benar, kasihan masyarakat,” bebernya. (JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI