Pernah Beraksi di Jateng, Otak Pembobol Brankas Ditembak Mati

April 7, 2018
Belum ada gambar

SURABAYA, RAKYATJATENG – Unit Resmob Polrestabes Surabaya menembak mati bandit spesialis pembobol brankas, Kamis (5/4) malam. Jasad pelaku diketahui masuk ke kamar jenasah RSUD Dr.Soetomo sekitar pukul 21.30 WIB.”Pelaku melakukan perlawanan saat ditangkap di Terminal Osowilangun,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, saat mengunjungi kamar jenazah RSUD Dr Soetomo.Dari informasi yang dihimpun, jasad pelaku dibawa tim Resmob Polrestabes Surabaya memasuki halaman kamar jenasah RSUD Dr.Soetomo menggunakan mobil Honda Mobilio hitam pukul 21.30. Saat diturunkan petugas, pelaku sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Lalu jasad pelaku yang juga memiliki tato di tubuhnya itu langsung dibawa masuk ke kamar jenazah untuk proses otopsi.Pelaku diketahui adalah pimpinan kelompok pembobol brankas bernama Mulyadi, asal Tanjung Rejo, Malang. Dalam beraksi bersama lima anak buahnya dan dikenal sadis saat beraksi. “Pelaku spesialis menyasar rumah mewah dan membobol brankas saat ditinggal (rumah pemilik,Red) weeakend,” imbuh Kombes Pol Rudi Setiawan.Pelaku sudah lama menjadi buron dan incaran polisi. Selain menembak mati pimpinan pembobol brankas, polisi juga menangkap 5 orang tersangka anggota komplotan tersebut. Selain beraksi di Surabya, dan kawasan Jatim, kompoltan ini juga pernah beraksi di Jawah Tengah.”Yang empat sudah diamankan di Polrestabes Surabaya, ini (Mulyadi.red) yang terakhir,” tegas perwira menengah dengan tiga melati di pundaknya ini.Komplotan pelaku pembobolan rumah kosong, Mulyadi cs memang sudah menjadi target polisi. Sebab komplotan ini sudah beraksi di Surabaya sebanyak delapan kali. Sasaranya adalah rumah kosong dan menguras harta benda di dalam rumah tersebut.Selain menembak mati Mulyadi, tim Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya juga meringkus anak buahnya. Mereka adalah Budi Santoso, 52, warga Jalan Kaliputih, Panjang, Ambarawa, Jateng, Siyam, 43,warga Jalan Gumelem Wetan, Susukan, Banjar dan Daryono, 54, warga Jalan Kebagusan Kecil, Pasar Minggu Jaksel.

Komentar

VIDEO TERKINI