Banyak Terobosan, Walikota Semarang Dinobatkan sebagai Tokoh Inspiratif

SEMARANG, RAKYATJATENG – Walikota Semarang Hendrar Prihadi dinobatkan sebagai tokoh inspiratif dalam ajang Government Award 2018. Bersama dirinya, ada pula Tri Risma Harini, Ridwan Kamil, dan Ramadhan Pomanto.

Masuknya Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi itu dalam jajaran tokoh inspiratif, karena dirinya dinilai telah berhasil melakukan sebuah lompatan besar melalui percepatan pembangunan fisik dan non-fisik untuk Kota Semarang.

Lompatan besar yang dilakukan oleh Walikota Hendi salah satunya terlihat dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Semarang yang saat ini telah berhasil lebih tinggi dari kota-kota besar lainnya.

Dalam rilis Badan Pusat Statistik (BPS) disebutkan IPM Kota Semarang tahun 2016 yang sebesar 81.19, tercatat lebih tinggi dari IPM Kota Surabaya dengan 80.38, serta Kota Bandung dengan 80.13.

Hal tersebut menjadi capaian luar biasa bagi Kota Semarang yang dulu selalu tertinggal dari kota-kota besar lain yang ada di Indonesia. Tergambar dari IPM Kota Semarang pada 2011 hanya sebesar 77.58. Nilai ini berada di bawah IPM Kota Surabaya yang sebesar 77,62, serta Bandung dengan 78,12.

Lompatan besar Kota Semarang tersebut antara lain didorong oleh berbagai inovasi program yang diinisiasi oleh Walikota Hendi. Diantaranya, berobat gratis untuk seluruh masyakat dengan Universal Health Coverage (UHC), Layanan Gawat Darurat Ambulance Hebat, Kredit Wibawa 3 persen per tahun, Kampung Pelangi, Taman Kota dan Revitalisasi Pasar Tradisional.

Tak hanya itu, Walikota Hendi juga telah berhasil membangun 112 kampung tematik yang tersebar di 16 kecamatan. Selain itu, dirinya juga berhasil menyulap sejumlah aset pemerintah yang terbengkalai agar produktif untuk dapat mendongkrak ekonomi masyarakat.

Salah satunya lewat hutan wisata Tinjomoyo yang saat ini telah direvitalisasi menjadi pasar digital. Di samping itu, Walikota Hendi juga terus mendorong Kota Lama Semarang untuk dapat diakui sebagai Warisan Budaya Dunia oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) 2020.

Efeknya, kunjungan wisatawan ke Kota Semarang dalam satu tahun mencapai angka 5,65 juta wisatawan per 2017. Angka tersebut meningkat tiga kali lipat jika dibandingkan capaian jumlah kunjungan pada 2011 yang hanya berkisar pada 2,09 juta wisatawan yang mana terdiri dari 2,07 wisatawan lokal atau nusantara dan 27 ribu wisatawan mancanegara.

Terkait dinobatkannya sebagai tokoh inspiratif Goverment Award 2018 tersebut, Walikota Hendi berterima kasih kepada pihak penyelenggara, karena Kota Semarang dapat lebih dikenal luas lagi di tingkat nasional.

“Bagi saya penghargaan bukan target, namun setiap kali mendapat penghargaan nama Kota Semarang lebih dikenal lagi, ini positif bagi kami. Dengan penghargaan ini, harapannya lebih banyak lagi yang penasaran dengan Kota Semarang dan datang untuk berkunjung,” kata Walikota Hendi, Kamis (5/4).

Sementara itu perwakilan penyelenggara Goverment Award 2018, Nevy Atharia menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada kepala daerah, mulai tingkat Kota, Kabupaten dan Provinsi pada beberapa kategori.

“Mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, investasi, layanan publik, pariwisata, e-Government serta pimpinan daerah sebagai tokoh inspiratif,” jelasnya.

Adapun tujuannya adalah untuk memotivasi banyak daerah lain untuk dapat meningkatkan kinerja. “Selamat, dan terus berinovasi agar bisa menginspirasi pemimpin lainnya,” tambahnya. (sen/yon)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono