Diduga Sebar Hoaks, Facebook Hapus Akun dari Rusia

April 5, 2018
Belum ada gambar

SAN FRANSISCO, RAKYATJATENG — Facebook semakin agresif dalam menindaklanjuti laporan penyalahgunaan media sosial dengan menghapus ratusan akun dari Rusia yang diduga menjadi pabrik penyebar berita palsu.Facebok mengatakan sebagian besar akun dan postingan yang dihapus tersebut berasal dari Federal News Agency (FAN) yang berkedudukan di Rusia. Menurut perusahaan itu, FAN secara teknologis dan struktural terhubung dengan badan Internet Research Agency yang berkantor di St Petersburg.Kepala Pelaksana Facebook Mark Zuckerberg mengatakan kepada Reuters, FAN sudah berulangkali menipu dan memanipulasi banyak orang dari berbagai belahan dunia, dan ia tidak akan membiarkan mereka hadir di Facebook.Perusahaan media sosial terbesar di dunia itu kini tengah mendapat tekanan besar untuk memperbaiki perlindungan privasi terhadap pengguna. Hal itu terutama setelah munculnya berita sekitar 50 juta informasi pengguna jatuh ke tangan bandan konsultasi politik Cambridge Analytica, yang pernah bekerja untuk tim kampanye Donald Trump.Zuckerberg mengatakan kini mereka akan menghapus postingan yang bukan hoaks namun disebar oleh akun palsu yang punya sejarah menyebar berita palsu. “Dari bukti yang kami kumpulkan, jelas organisasi-organisasi itu dikuasai dan dioperasikan Internet Reasearch Agency (IRA),” kata dia.Pada Februari lalu, IRA adalah salah satu dari tiga perusahaan Rusia yang didakwa kejaksaan khusus Amerika Serikat dengan tudingan turut campur dalam pemilu presiden dan mendukung Trump dengan menyebar berita negatif tentang kandidat presiden dari Partai Demokrat, Hillary Clinton. Sebuah media di Rusia pada tahun lalu juga melaporkan FAN dan IRA pernah mempunyai alamat yang sama.September lalu, Facebook mengatakan Rusia menggunakan Facebook untuk mencampuri politik dalam negeri Amerika Serikat, dengan mengunggah postingan di sosial media melalui akun palsu selama beberapa bulan menjelang pemungutan suara pada 2016.

Komentar

VIDEO TERKINI