Soal Puisi Sukmawati, Mahfud MD: Kan Sudah Dilaporkan ke Polisi, Silakan Diproses

April 4, 2018

JAKARTA, RAKYATJATENG – Puisi berjudul Ibu Indonesia yang dibacakan oleh Sukamawati Soekarnoputri terus menuai tanggapan. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mendukung jika kasus dugaan penistaan agama itu di proses secara hukum.“Kan sudah dilaporkan ke polisi. Ya, silakan aja diproses,” ungkap Mahfud di Perguruan Tinggi Ilmi Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (4/4).Menurutnya, adanya proses hukum ini tentu dapat memberikan titik terang. Melalui tahapan ini penyidik dapat mengungkap latar belakang dan makna dari konten puisi yang dibacakan oleh adik mantan Presiden Indonesia, Megawati Soekarnoputri itu.“Itu kan nanti bisa dinilai latar belakang dan kontennya,” imbuh Mahfud.Meski demikian, Mahfud menegaskan bahwa ia tidak tertarik untuk mendengarkan isi puisi yang dibacakan Sukmawati. “Saya tidak tertarik mendengarkan yang begitu-begitu. Saya dengarkannya yang bagus-bagus saja,” ucap Mahfud singkat.Sebagaimana diketahui, Sukma membacakan puisi berjudul Ibu Indonesia di peringatan 29 tahun Anne Avantie berkarya di Indonesia Fashion Weeks (IFW) 2018, di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (28/3).Puisi tersebut diduga mengandung unsur penistaan agama, sehingga berujung dilaporkannya Sukmawati ke Polda Metro Jaya oleh seorang pengacara Denny Andrian dan Ketua DPP Partai Hanura Amron Asyhari.Sukmawati Minta MaafSetelah puisinya menjadi kontroversi beberapa hari terakhir, akhirnya adik Megawati Soekarnoputri itu pun meminta maaf dalam sebuah konferensi pers, Rabu (4/4).“Dengan ini dari lubuk hati yang paling dalam saya mohon maaf lahir dan batin kepada umat Islam Indonesia, khususnya bagi yang merasa tersinggung, dan berkeberatan dengan puisi Ibu Indonesia,” ujarnya sambil terisak.Terlihat, Sukmawati sesekali menahan air matanya. Lebih lanjut dia mengaku tidak ada niat untuk menghina umat Islam Indonesia melalui puisi Ibu Indonesia.

Komentar