Pesan Ekstasi di Belanda Lewat Jasa Pengiriman, Mahasiswa Ditangkap BNN

April 4, 2018

SEMARANG, RAKYATJATENG – Tim Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah menangkap seorang oknum mahasiswa berinisial CPI (22), warga Perumahan Senam Indah Bandung, Jawa Barat. CPI diamankan di depan sebuah warung angkirangan di Jl Tirto Usodo Timur Kelurahan Pedalaman, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Senin (26/3) lalu, pukul 21.30 WIB.Tersangka merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Semarang.Informasi yang diperoleh, tersangka ditangkap Tim Bidang Pemberantasan BNNP Jateng pada saat akan meninggalkan warung tempat dia makan dan akan mengendarai sepeda motor yang dipakainya.Setelah digeledah, di tasnya terdapat 1 amplop putih berisi plastik yang di dalamnya terdapat 9 butir narkotika jenis ekstasi warna hijau dengan logo Tiga Berlian.Dalam pemeriksaan terhadap tersangka CPl, 9 butir ekstasi tersebut dipesannya melalui dark web seharga Rp 800.000 dengan metode pembayaran menggunakan bit coin (mata uang virtual). Sebelumnya, tepatnya pada Desember 2017 tersangka CPl juga pernah membeli narkotika dengan cara serupa.Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol Tri Agus Heru mengatakan, kasus ini menjadi bukti bahwa mahasiswa atau pelajar masih menjadi salah satu segmen atau sasaran edar dari jaringan sindikat narkotika internasional.Menurutnya, kasus ini terungkap berkat kerjasama Bea dan Cukai (BC) Tanjung Emas Semarang dan BNNP Jateng setelah sebelumnya BC Semarang menginformasikan adanya kiriman paket berisi narkotika dari Belanda melalui jasa kiriman kantor pos pada 12 Maret 2018.”Kemudian team BNNP Jateng melakukan controlled delivery terhadap paket tersebut dan melakukan pengawasan melekat kurang lebih selama 15 hari,” tuturnya dalam konferensi pers hari ini, Rabu (4/4).Sebelumnya, BNN Jateng juga menangkap SYT (41), warga Banjarsari, Kota Surakarta, Sabtu (10/3) sekira pukul 21.45 WIB di pertigaan Tong-tong Laweyan Kota Surakarta. Dari tersangka, BNN menemukan 1 bungkus narkotika jenis shabu dibungkus dalam plastik hitam dengan berat sekira 5 gram. BNN juga menyita 1 unit sepeda motor.

Komentar