Tuntut Pesangon, 75 Karyawan Pasarraya Sri Ratu Datangi DPRD Kota Semarang

April 3, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Untuk yang kesembilan kalinya, karyawan Pasarraya Sri Ratu Semarang, menggelar aksi demo, Selasa (3/4). Mereka yang berjumlah 75 karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan perwakilan dari Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Kota Semarang, mendatangi Kantor DPRD Kota Semarang untuk mengadukan nasib mereka.Menurut mereka, sejak terkena PHK pada Desember 2017, mereka belum menerima pesangon. Aksi serupa telah mereka lakukan pada Kamis (29/3) dengan menggelar demo di depan Pasarraya Sri Ratu, Jalan Pemuda, Kota Semarang.Aksi mereka diawali dengan long march dari depan Pasarraya Sri Ratu menuju gedung DPRD Kota Semarang. Mereka membawa spanduk dan beberapa poster yang isinya menuntut hak mereka untuk mendapatkan pesangon.Koordinator aksi, Karmanto mengatakan, kedatangan mereka ke Kantor DPRD Kota Semarang untuk meminta bantuan difasilitasi agar pesangon yang mereka tuntut kepada manajemen Sri Ratu segera dibayarkan.”Kami meminta DPRD bisa ikut turun tangan menyelesaikan permasalahan kami. Karena upaya kami melalui Disnaker juga tidak ada hasil,” kata Karwanto.Dalam tuntutannya, mereka meminta agar pihak perusahaan memberikan pesangon bagi 75 pekerja yang ter-PHK sejak Desember 2017 sesuai ketentuan Undang-undang 13/2003, tanpa diangsur atau dicicil.”Berikan upah selama proses sebagaimana anjuran mediator Disnaker Kota Semarang,” ujar Karwanto. (sen/yon)

Komentar

VIDEO TERKINI